Home / WOL Video / VIDEO: Ini Alasan Polda Sumut Tangkap dan Tahan Dosen USU

VIDEO: Ini Alasan Polda Sumut Tangkap dan Tahan Dosen USU

MEDANWaspada.co.id – Polda Sumatera Utara resmi menahan Himma Dewiyana (46) dosen Universitas Sumatera Utara (USU) karena mem-posting ujaran kebencian melalui akun media sosial Facebook.

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Minggu (20/5), mengatakan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka terkait status akun Facebook-nya, Himma mem-posting “Skenario pengalihan yg sempurna. #2019GantiPresiden“. Dalam ini Polda Sumut menegaskan penangkapan dan penahanan ybs, bukan terkait hashtag #2019gantipresiden, namun lebih ke tulisan yang menyatakan bom di Surabaya dan tragedi Mako Brimob adalah pengalihan isu. “Sehingga seakan-akan aksi terorisme yang terjadi merupakan pengalihan isu,” ungkapnya kepada Waspada Online. “Rekan-rekan (jurnalis, red) bisa pahami bersama, bahwa itu (kejadian bom surabaya dan Mako Brimob) memang benar terjadi, terlebih saat ini keluarga-keluarga korban sedang berduka, baik keluarga aparat keamanan dan masyarakat sipil” tuturnya.

Mantan Waka Polrestabes Medan ini menuturkan setelah postingannya viral, Himma yang juga memiliki pendidikan terakhir S2 ini pun langsung menutup akun facebook-nya. Tetapi postingannya sudah terlanjur di simpan netizen dan dibagikan ke media sosial. “Motif tujuan pemilik akun Facebook Himma Dewiyana yang dimilikinya tersebut karena terbawa suasana dan emosi didalam media sosial facebook dengan maraknya tagar #2019GantiPresiden. Disamping itu  tersangka merasa kecewa dengan pemerintah saat ini, yang menurutnya semua kebutuhan pada naik dan hal itu tidak sesuai janji pada saat kampanye 2014,” pungkas Tatan. (wol/lvz)

Check Also

KPU: Segera Undangkan PKPU Pencalegan

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisioner KPU, Viryan, meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia segera mengakomodir ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: