Home / Warta / Mancanegara / Xi Jinping: Militer Harus Siap Perang
cnn

Xi Jinping: Militer Harus Siap Perang

BEIJING, Waspada.co.id – Presiden China, Xi Jinping, memerintahkan komando wilayah militer yang bertanggung jawab memantau Laut Cina Selatan dan Taiwan agar bisa menilai situasi yang dihadapinya. Ia juga meminta untuk meningkatkan kemampuannya sehingga dapat menangani keadaan darurat apa pun.

Jinping mengatakan Komando Selatan militer China harus menanggung tanggung jawab yang berat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu dikatakannya saat menginspeksi sebagai bagian dari kunjungannya ke provinsi Guangdong, kamis (25/10).

“Ini perlu untuk memperkuat misi … dan berkonsentrasi bersiap untuk berperang,” kata Jinping.

“Kami perlu mempertimbangkan semua situasi rumit dan membuat rencana darurat dengan tepat,” sambungnya.

“Kami harus meningkatkan latihan kesiapan tempur, latihan bersama dan latihan konfrontatif untuk meningkatkan kemampuan prajurit dan persiapan untuk perang,” tukasnya seperti dikutip dari New Zealand Herald, Minggu (28/10).

Kunjungan Jinping ke komando militer adalah salah satu dari beberapa yang dia buat selama perjalanan empat hari ke provinsi selatan China yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan di tengah perlambatan ekonomi, dan perdagangan yang berkembang dan sengketa strategis dengan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan ini muncul sehari setelah Menteri Penasihat Umum Chin dan Menteri Pertahanan Wei Fenghe mengatakan negara itu tidak akan pernah menyerahkan satu bagian dari wilayahnya. Ia juga memperingatkan bahwa “tantangan berulang” untuk kedaulatannya atas Taiwan sangat berbahaya dan akan menghasilkan dalam aksi militer.

Salah satu misi utama dari Komando Militer Selatan China adalah mengawasi Laut Cina Selatan. Ini adalah area di mana ketegangan dan aktivitas militer yang melibatkan China, AS, dan kekuatan lainnya telah tumbuh dengan terus menerus.

Awal bulan ini, sebuah kapal perusak China hampir bertabrakan dengan kapal perang AS di perairan yang disengketakan setelah melakukan apa yang digambarkan AS sebagai manuver “berbahaya dan tidak profesional” dalam upaya untuk memperingatkannya agar meninggalkan daerah itu.

Pengamat militer mengatakan komentar Jinping kemungkinan besar dimaksudkan untuk meningkatkan semangat dan menegaskan kembali klaim teritorial Beijing di Laut Cina Selatan.

“Ini mungkin dimaksudkan sebagai sinyal ke AS khususnya dan setiap pihak yang Beijing rasakan akan menyebabkan provokasi (di perairan yang disengketakan),” kata Collin Koh, seorang peneliti di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Nanyang Technological University di Singapura.

Analis Zhou Chenming yang berbasis di Beijing pun mengambil pandangan yang sama. (sindo)

Check Also

Moment Raja Spanyol Sambut Presiden China dengan Upacara Megah

MADRID, Waspada.co.id – Spanyol menggelar acara penyambutan Presiden China, Xi Jinping dengan upacara megah. Xi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: