Breaking News
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Wali Kota Cilegon Terima Suap, KPK : Semoga Ini Kepala Daerah Terakhir yang Tersandung Kasus
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat jumpa pers terkait OTT Wali Kota Cierbon Tubagus Iman.Foto Antara/Aprillio Akbar
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat jumpa pers terkait OTT Wali Kota Cierbon Tubagus Iman.Foto Antara/Aprillio Akbar

Wali Kota Cilegon Terima Suap, KPK : Semoga Ini Kepala Daerah Terakhir yang Tersandung Kasus

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPk) resmi menetapkan Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan perizinan proyek pembangunan Mall Transmart di daerahnya.

Resmi ditetapkannya Tubagus Iman sebagai tersangka suap, menambah panjang deretan pejabat daerah yang menghuni penjara lembaga antirasuah. Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan pun berharap, kasus yang menyeret Wali Kota Cilegon ini sebagai penutup tangkap tangan KPK.

“Semoga ini kepala daerah‎ yang terakhir (tersandung kasus di KPK),” kata Basaria Panjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu, 23 September 2017.

Basaria menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai cara pencegahan yang salah satunya dengan menerapkan sistem elektronik dalam proses perizinan maupun pelaporan untuk para pejabat di daerah.

Hanya saja, sistem tersebut ternyata tidak membuat para pejabat daerah berhenti memuluskan tindakan korupsinya. Terbukti, meskipun KPK sudah berulang kali menyambangi daerah Cilegon untuk memberikan sosialisasi tentang pemberantasan korupsi, tapi Wali Kotanya malah justru terima suap.

“Kami benar-benar kecewa ini bisa terjadi, tapi sebaik apapun sistem yang dilakukan, kalau manusia dibelakang si‎stem itu sendiri tetap korupsi, kita susah untuk menjaganya,” tutur Basaria.

Diketahui, sebelum Wali ‎Kota Cilegon ditetapkan sebagai tersangka kasus suap, KPK telah lebih dahulu menangkap tangan Wali Kota Batu, Malang, Eddy Rumpoko. Eddy ditangkap Satgas KPK pada, Sabtu, 16 September 2017.

Selang seminggu sebelum tangkap tangan Wali Kota Batu, KPK juga mengamankan Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen. Dia ditangkap pada Rabu, 13 September 2017. Eddy diduga terlibat dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur di daerahnya.

Check Also

Alexander Marwata (foto: Istimewa)

KPK: OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi

JAKARTA, WOL – Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan bahwa banyaknya kepala daerah yang diciduk ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.