Home / Warta / Mancanegara / Trump Naikkan Tarif Impor, Ekspor China ke Amerika Tetap Surplus
Foto: Presiden Donald Trump, bersama dengan Presiden China, Xi Jinping saat kunjungannya ke China (scmp.com/okz)

Trump Naikkan Tarif Impor, Ekspor China ke Amerika Tetap Surplus

Waspada.co.id – Jumlah ekspor China ke Amerika Serikat meningkat melebihi ekspektasi pada Juli 2018. Ekspor ini mencatat surplus yang mendekati rekor meskipun Presiden Donald Trump telah mengenakan kenaikan tarif untuk sejumlah produk impor dari China sejak awal Juli 2018.

“Data ekspor China ini menjadi data pertama yang menjelaskan kondisi perdagangan kedua negara seusai kenaikan tarif untuk produk impor China senilai US$ 34 miliar atau sekitar Rp 491 triliun,” begitu dilansir Reuters, Rabu, 8 Agustus 2018, waktu setempat.

Kegiatan ekspor dan impor China dan Amerika Serikat malah terus meningkat di tengah perang dagang ini, yaitu ekspor naik 11,2 persen dan impor naik 11,1 persen. Ekspor China ke Amerika tercatat surplus US$ 28,09 miliar atau sekitar Rp 405 triliun dibanding pada Juni, yang tercatat US$ 28,97 miliar atau sekitar Rp 418 triliun.

Washington telah lama meminta Beijing mengurangi surplus perdagangan ini dengan menambah impor dari Amerika. Trump menyebut China mengalami surplus perdagangan dengan Amerika sebanyak US$ 375 miliar atau sekitar Rp 5,400 triliun pada 2017.

Desakan ini bisa bertambah kencang jika mata uang China, yaitu yuan, semakin melemah, yang membuat harga jual produk asal China menjadi lebih murah sehingga menambah surplus ekspor.

Sejumlah ekonom melihat Beijing terkesan membiarkan mata uangnya melemah dalam empat bulan terakhir ini.

Senior ekonom tentang China dari ANZ, Betty Wang, mengatakan Beijing bakal menahan diri menggunakan nilai tukar mata uang yuan sebagai alat dalam perang dagang dengan Amerika.

“Devaluasi mata uang, yang mungkin telah membantu meningkatkan jumlah ekspor, terjadi karena faktor pasar dan bukan karena arahan kebijakan dari pemerintah China sebagai alat pembalasan,” kata Wang.

Di tengah ketegangan ini, media SCMP melansir, pemerintah Amerika menaikkan jumlah impor asal China yang bakal dikenai kenaikan tarif impor US$ 16 miliar atau sekitar Rp 231 triliun. Tambahan ini akan berlaku mulai 23 Agustus 2018.

Terkait dengan hal ini, pemerintah China menyatakan siap mengenakan kenaikan tarif untuk jumlah yang sama jika Amerika jadi melakukannya dan menyebutnya langkah tidak masuk akal. Jika ini terjadi, kedua negara bakal mengenakan kenaikan tarif untuk impor sebanyak US$ 50 miliar atau sekitar Rp 361 triliun. (wol, okz/data1)

Check Also

Trump Tuding China Anggap Amerika Bodoh

WASHINGTON, Waspada.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding China telah menganggap Amerika Serikat “bodoh”. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: