Home / Warta / Politik / Tragedi 1965, Try Sutrisno: TNI Tidak Terlibat Pemberontakan!
Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno (dok. Okezone)
Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno (dok. Okezone)

Tragedi 1965, Try Sutrisno: TNI Tidak Terlibat Pemberontakan!

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Mantan Wakil Presiden Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno menegaskan tidak ada pembunuhan massal dalam peristiwa G 30 S/PKI pada tahun 1965. Menurutnya kejadian tersebut hanya terjadi sebuah pemberontakan yang dilakukan oleh PKI dan akan diberantas oleh pihak Militer Indonesia.

“Enggak ada pembunuhan massal ya dalam keadaan kisruh berontak gitu. Apalagi dia (PKI) setelah dikejar di Blitar mengadakan kekuatan melawan. Tahu kan? Setelah 65 dia (PKI) dilarang sudah keluar surat perintah 11 maret,” tegas Try di Jalan Wijaya 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/10/2017).

Try pun menceritakan bahwa TNI tidak terlibat dalam pemberontakan, tetapi yang dilakukan TNI memberantas pemberontakan PKI agar Ideologi bangsa Indonesia tidak berubah.

“Loh bukan terlibat berontaknya, TNI yang memberantas PKI. Tanpa TNI, PKI menang, lalu negara kita jadi komunis,” jelasnya.

Tak cuma itu, Try juga tidak membenarkan bahwa dokumen tentang peristiwa 1965 yang mengatakan Indonesia menerima bantuan Amerika dalam memberantas PKI, sebab dalam memberantas pemberontakan PKI, Indonesia tanpa bantuan negara lain.

“Tidak ada (bantuan), seluruh dunia memberantas PKI tanpa bantuan asing, itu hanya Indonesia sendiri. Dilakukan oleh putra putri bangsa Indonesia sendiri yang berpncasila tidak ada bantuan dari amerika,” katanya.

Saat ditanya awak media bagaimana dalam menyikap dokumen tersebut peristiwa 65 itu, Try pun menegaskan bahwa siap untuk menghadapinya. “Ya disikapi apa? Silakan saja kita juga punya dokumen. Pokoknya kalau ada dokumen dari luar kita akan siap untuk menghadapi. Mau apa?” ujar Try.

Sebagaimana diketahui, 36 dokumen rahasia diplomatik Amerika kembali dibuka untuk publik. Dokumen itu berisi tentang tragedi pembantaian orang-orang yang dituduh berhubungan dengan PKI.‎ 36 dokumen dibuka oleh National Security Archive (NSA), National Declassification Center (NDC), dan National Archives and Records Administration (NARA). Dokumen ini setebal 30 ribu halaman yang berisikan berbagai macam catatan dari Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Check Also

Antara

Dikabarkan Sakit, BJ Habibie Dirawat di Jerman

JAKARTA, WOL – Presiden Ke-3 RI BJ Habibie dikabarkan saat ini tengah menjalani perawatan di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.