Breaking News
_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Terkendala Urus Izin Usaha, Dinas Penanaman Modal Terpadu Gandeng PHRI Sumut
Ketua PHRI Sumut Denny S Wardhana (kanan) didampingi Kepala DPM-PTSP Kota Medan Qamarul Fatah saat memberikan keterangan kepada wartawan di GPH, Jumat (21/6) lalu. (Ist)

Terkendala Urus Izin Usaha, Dinas Penanaman Modal Terpadu Gandeng PHRI Sumut

MEDAN, Waspada.co.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Medan akan memberi pendampingan kepada anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara dalam hal pengurusan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) di Hotel Garuda Plaza, Senin (24/6).

Hal ini dikatakan Kepala DPM-PTSP Kota Medan Qamarul Fatah bersama Ketua PHRI Sumut Denny S Wardhana kepada wartawan di GPH kemarin. Hadir juga saat itu Sekretaris PHRI Sumut Dewi Juwita Purba.

Pendampingan diberikan karena banyak anggota PHRI Sumut yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran izin melalui OSS. “Saat kami melakukan sosialisasi kepada anggota PHRI Sumut, April lalu ternyata banyak sekali anggota PHRI Sumut yang mengalami kendala. Atas dasar ini Pak Denny Ketua PHRI Sumut minta kami melakukan pendampingan secara langsung,” ujar Qamarul Fatah.

Dijelaskan, sebenarnya bukan tugas DPM-PTSP untuk melakukan pendampingan. Kewajiban DPM-PTSP hanya menunggu saja. Pengusaha sendirilah yang mendaftar secara pribadi secara langsung.

“Namun karena banyak pengusaha baik mikro, kecil hingga besar yang mengalami kendala dalam mendaftar perizinannya melalui OSS maka kami turun untuk melakukan pendampingan,” ungkapnya.

Dikatakan, setelah melakukan pendaftaran, izin tersebut tidak langsung aktif. Ada komitmen yang harus dipenuhi seperti izin mendirikan bangunan (IMB), dokumen lingkungan dan sebagainya. “Tugas kami hanya memverifikasi izin-izin tersebut. Setelah semua beres baru izin aktif,” ungkapnya.

Qamarul Fatah mengungkapkan, tidak hanya pengusaha saja, pihak DPM-PTSP dari daerah lain juga banyak yang belajar ke DPM-PTSP Kota Medan untuk belajar pendaftaran perizinan melalui OSS.

Menurutnya, DPM-PTSP Kota Medan tiap minggu menggelar Jumat Barokah. Jumat Barokah khusus untuk pengusaha mikro. “Jumat Barokah sudah berjalan enam minggu dan mampu melayani 50-90 pengusaha mikro,” ungkapnya.

Berkaitan dengan pendampingan pendaftaran perizinan OSS, Qamarul Fatah, mengatakan, pihaknya siap melakukan pendampingan kepada anggota organiasi atau kelompok pengusaha lainnya. “Siapa yang mau melakukan pendampingan, kami siap membantu,” tegasnya.

Sementara Denny mengatakan, pendampingan ini merupakan bentuk pelayanan PHRI kepada anggotanya. “Kami tidak hanya mengutip iuran kepada anggota saja namun juga memberikan pelayanan. Iuran yang kami kutip kami kembalikan dalam bentuk pelayanan,” ujarnya.

Diungkapkan, saat sosialiasasi April lalu 200-an anggota PHRI hadir. “Saat itu mereka sangat antusias sekali bertanya. Karena banyaknya pertanyaan, muncul ide kenapa tidak dilakukan pendampingan saja. Dan hal ini ditanggapi dengan positif oleh Pak Qamarul,” ujarnya.

Dijelaskan, pendampingan akan diikuti sedikitnya oleh 50 anggota PHRI. “Namun berapapun yang datang akan dilayani. Kalau waktu tidak cukup akan dijadwalkan sesi kedua,” ujarnya. (wol/min/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Sebait Pantun Erry Untuk ‘Srikandi’ PHRI

WOL – Siapa yang paling sibuk menyukseskan gelaran Rakerda PHRI yang berlangsung di Santika Hotel ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.