Breaking News
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Tegas! Presiden Jokowi Instruksikan Tak Boleh Ada Hambatan saat Proses Sertifikasi Tanah
Presiden Jokowi saat berbincang dengan salah satu kakek yg penerima sertifikat tanah (Foto: Ist)
Presiden Jokowi saat berbincang dengan salah satu kakek yg penerima sertifikat tanah (Foto: Ist)

Tegas! Presiden Jokowi Instruksikan Tak Boleh Ada Hambatan saat Proses Sertifikasi Tanah

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajarannya untuk tidak menghambat setiap proses sertifikasi tanah yang dilakukan masyarakat. Hal tersebut diharapkan dapat mengurangi ketimpangan dan kesenjangan sosial yang terjadi di Indonesia.

Kepala Negara ingin penerbitan sertifikat tanah kepada masyarakat sebagai bagian dari reforma agraria dan distribusi aset dapat terus digalakkan.

Instruksi Presiden Jokowi pun sudah sangat jelas, lima juta sertifikat tanah harus dapat diberikan kepada masyarakat di seluruh penjuru Nusantara pada tahun ini.

“Saya perintahkan Bapak Menteri Agraria dan Tata Ruang dan seluruh Badan Pertanahan Nasional dari Sabang sampai Merauke, targetnya 5 juta sertifikat tahun ini harus keluar. Tahun depan 7 juta, tahun depannya lagi 9 juta,” tegas Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, Senin (25/9/2017).

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Presiden Jokowi beserta rombongan sempat menyambangi Lapangan Jambesari, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Di sana, Kepala Negara juga membagikan sebanyak 5.781 sertifikat tanah kepada masyarakat yang berasal dari Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.

Berulang kali mantan Gubernur DKI Jakarta ini menceritakan bahwa dalam kunjungannya ke daerah, sering sekali ia mendapatkan keluhan mengenai sengketa pertanahan antara perusahaan dan masyarakat. Sebab itu, pembagian sertifikat ini diharapkan dapat mencegah terjadinya hal serupa terus berulang.

“Setiap saya kunjungan, isinya sengketa-sengketa. Karena tanah yang dimiliki belum mempunyai bukti seperti yang saya pegang ini. Kalau sudah pegang itu lebih gampang, tidak ada yang menggugat karena sudah pegang ini yang namanya sertifikat. Kita ingin warga negara yang memiliki tanah memegang hak hukum atas tanah,” kata Jokowi.

Ia mengatakan, bahwa dirinya selalu mengejar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional agar proses pembuatan sertifikat tanah ini cepat selesai. “Tahun depan semua bidang tanah di Kota Salatiga telah bersertifikat,” ucapnya.

Presiden Jokowi meminta, agar jajarannya berkewajiban untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Sehingga, proses sertifikasi tanah milik masyarakat untuk tidak dipersulit.

“Saya sudah wanti-wanti kepada seluruh kantor BPN, jangan ada yang menghambat proses sertifikasi tanah. Melayani masyarakat harus secepat-cepatnya,” tegasnya.

Kepala Negara juga mengingatkan kepada masyarakat penerima sertifikat tanah untuk mempertimbangkan pemanfaatan nilai guna sertifikat dengan cara menggadaikannya ke bank. Baginya, peminjaman dan pembelanjaan terbaik ialah yang langsung meningkatkan produktivitas.

“Kalau punya sertifikat inginnya disekolahkan (meminjam) ke bank. Tapi tolong dihitung kalau mau memasukkan sertifikat ke bank. Kalau dapat dari bank, saya titip semuanya dipakai untuk modal usaha, jangan yang lain,” tutupnya.

Check Also

WOL Photo

Selama Acara Ngunduh Mantu Presiden Jaringan Telkomsel Dipuji

MEDAN, WOL – Setelah mengikuti seluruh rangkaian Pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution mulai dari ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.