Home / Warta / Mancanegara / Tak Cuma Obama dan Gedung Putih, Anggota Kongres Juga Dapat Paket Bom
Ilustrasi (Anadolu Agency/Ertuğrul Cingil)

Tak Cuma Obama dan Gedung Putih, Anggota Kongres Juga Dapat Paket Bom

WASHINGTON, Waspada.co.id – Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat melaporkan seorang anggota Kongres dari California Maxine Waters juga menerima dua paket mencurigakan pada Rabu (24/10).

Laporan ini menyusul serangkaian paket berisi bahan peledak yang diterima oleh sejumlah tokoh dan media di AS, seperti Barack Obama dan CNN.

Dikutip Reuters, dua paket itu ditujukan untuk Waters, politikus Partai Demokrat, mantan angota Kongres perwakilan Los Angeles. Waters juga dikenal sebagai politikus yang vokal mengkritik Presiden Donald Trump.

Akibat insiden tersebut, FBI memperingatkan warga AS untuk waspada kemungkinan ada paket mencurigakan lainnya. Badan investigasi tersebut mengatakan tengah menyelidiki total delapan paket yang sejauh ini muncul.

“Ada kemungkinan bahwa paket tambahan dikirimkan ke lokasi lain. Jangan menyentuh, memindahkan atau menangani paket yang mencurigakan atau tidak dikenal,” kata FBI dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari CNN.

FBI memaparkan paket-paket alat peledak itu akan dianalisis di laboratorium mereka di Quantico, Virginia. FBI memastikan berkomitmen penuh untuk menemukan pelaku pengirim ancaman bom tersebut.

Paket Peledak pada Rabu (24/10) ditemukan di gedung Time Warner, markas CNN di New York. Kepolisian menyebut paket tersebut ditujukan untuk mantan Bos CIA John Brennan, yang muncul di CNN secara berkala sebelum bergabung dengan MSNBC.

Selain kantor CNN, paket serupa sebelumnya disebut juga dikirim ke Gedung Putih, serta kediaman mantan Presiden Barack Obama, mantan calon presiden Hillary Clinton, jutawan George Soros, serta sejumlah petinggi Partai Demokrat.

FBI meminta bantuan kepada warga AS untuk memberikan informasi tentang bom dan paket mencurigakan yang ditemukan.

“Kami meminta siapa pun yang mungkin memiliki informasi untuk menghubungi FBI. Jangan ragu untuk menelepon, “kata Direktur FBI Christopher Wray. (cnn)

Check Also

Trump Ajak Berunding Lagi, Kim Jong-un Malah Beri Ultimatum

PYONGYANG,Waspada.co.id – Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, menyatakan siap kembali berunding dengan Presiden Amerika Serikat, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: