Home / Warta / Mancanegara / Sutradara Film Kudeta Militer Turki Dibui 6 Tahun
Peserta memilih potret korban tewas kudeta militer dalam peringatan di Jembatan Bosphorus, Istanbul, Turki, 15 Juli 2017. Sejak kudeta tahun lalu, 150.000 anggota militer dipecat atau ditangguhkan. (dok. REUTERS/Osman Orsal)

Sutradara Film Kudeta Militer Turki Dibui 6 Tahun

ISTANBUL, Waspada.co.id – Sutradara Film ‘Awakening’, Ali Avci, divonis bersalah oleh sebuah Pengadilan Istanbul, Turki, karena menjadi anggota kelompok teroris jaringan ulama Muslim Fethullah Gulen yang berbasis di Amerika Serikat. Avci dijatuhi hukuman enam tahun dan tiga bulan penjara.

Diantara adegan film ‘Awakening’ menggambarkan Presiden Turki Tayyip Erdogan, dimana Erdogan ditodong pistol ke kepalanya dengan anggota keluarganya tergeletak tewas didekatnnya. Digambarkan pula, Menteri Keuangan Turki, Berat Albayrak, yang ditembak mati.

Pendukung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkumpul di luar Istana Kepresidenan, saat peringatan gagalnya kudeta di Ankara, Turki, 16 Juli 2017. Turki memperingati gagalnya kudeta militer setahun lalu.

Ali Avci, ditangkap pada 2017 lalu setelah merilis sebuah film trailer. Film itu menceritakan kudeta militer pada 2016 yang berhasil digagalkan. Upaya percobaan kudeta militer itu menyebabkan lebih 250 orang tewas.

Turki menilai kelompok pimpinan Fethullah Gulen sebagai organisasi teroris. Gulen, yang telah tinggal di Pennsylvania dalam pengasingan selama 20 tahun, membantah tuduhan bahwa ia mendalangi kudeta pada 2016.

Pengadilan mengatakan Avci telah melaksanakan manajemen persepsi publik yang sejalan dengan tujuan inti dari organisasi teroris melalui filmnya.

Avci membantah tuduhan tersebut dan mengatakan Erdogan sendiri telah berulang kali mengakui ia target kudeta yang gagal melalui serangan udara di Istana Kepresidenan di Ankara. Pada saat serangan dilakukan, Erdogan sedang tidak berada di istana.

“Jika saya mencoba membuat propaganda teroris, saya akan membuat Erdogan sedang berencana melarikan diri, bukan di tempat berdoa,” kata Avci.

Sejak percobaan kudeta yang gagal, Turki telah menangkap lebih dari 50.000 orang pekerja dari militer, polisi, dan sektor lain yang telah dipenjara karena menunggu persidangan, dan 150.000 pekerja negara termasuk guru, hakim, dan pekerja lainnya yang diskors atau diberhentikan. (tempo/data2)

Check Also

PBB Desak Saudi Ungkap Keberadaan Jasad Khashoggi

NEW YORK, Waspada.co.id – Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Michelle Bachelet, meminta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: