Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Sudah Kembalikan Duit Rp2 Miliar ke KPK, Tersangka Suap Bakamla Siap Disidang
Juru bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Dok Okezone)

Sudah Kembalikan Duit Rp2 Miliar ke KPK, Tersangka Suap Bakamla Siap Disidang

Agregasi

 

JAKARTA – ‎Politikus Golkar, Fayakhun Andriadi bakal segera disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, dalam waktu dekat. Fayakhun merupakan tersangka kasus dugaan suap pengurusan anggaran proyek satelit monitoring (satmon) pada Bakamla tahun anggaran 2016.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, berkas penyidikan Fayakhun telah rampung. KPK pun telah melimpahkan ‎berkas penyidikan anggota Komisi I DPR tersebut ke tahap penuntutan, pada hari ini.

“Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka kasus suap terkait pembahasan dan pengesahan RKA-K/L dalam APBN-P TA 2016 untuk Bakamla RI,” kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018).

‎Setelah dilakukan pelimpahan ini, tim Jaksa penuntut umum mempunyai waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan sebelum nantinya dijadwalkan persidangan oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

“Sidang rencananya akan dilaksanakan di PN Tipikor Jakarta. S‎aat ini, FA (Fayakhun Andriadi) ditahan di Rumah Tahanan Cabang KPK,” terangnya.

Febri menambahkan, penyidik sejauh ini telah melakukan pemeriksaan terhadap 28 saksi untuk tersangka Fayakhun.‎ Adapun, unsur saksi meliputi, ‎Menteri Sosial, ‎Mantan Ketua DPR, ‎Anggota DPR, ‎TNI AL , Pegawai Negeri Sipil Badan Koordinasi Keamanan Laut.

Kemudian, ‎Pegawai Negeri Sipil Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Ke‎tua DPP Golkar Bidang Organisasi, ‎Kader Partai Golongan Karya, serta unsur pihak ‎Swasta.

“Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Februari 2018, KPK telah memeriksa FA sebagai tersangka sebanyak 6 kali,” pungkasnya.

Sejauh ini, Fayakhun baru mengembalikan uang yang diduga hasil korupsi sebesar Rp2 Miliar. Padahal, Fayakhun diduga menerima ‎imbalan 1 persen dari proyek senilai Rp1,2 triliun atau sebesar Rp12 miliar jika dapat memuluskan proyek itu.

Selain itu, Fayakhun juga diduga menerima dana suap sebesar 300 ribu Dollar Amerika. Uang tersebut diduga diterima Fayakhun dari proyek pengadaan di Bakamla.

Sejumlah uang yang diterima Fayakhun tersebut berasal dari Direktur Utama Melati Technofo Indonesia (PT MTI), Fahmi Dharmawansyah melalui anak buahnya, M. Adami Okta. Uang tersebut diberikan dalam empat kali tahapan.

Sebelumnya, KPK telah lebih dulu menjerat sejumlah pihak yang diantara yakni, dua pejabat Bakamla, Nofel Hasan dan Eko Susilo Hadi, serta tiga petinggi PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Dharmawansyah, M. Adami Okta, dan Hardy Stefanus‎.‎‎

Check Also

Ribuan PNS Terjerat Korupsi, Mendagri Tegaskan Siap Berhentikan

  KOTA MALANG – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat setidaknya ada 2.350 pegawai negeri sipil ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: