Home / Warta / Politik / Soal Pelantikan Iriawan, Mendagri: Kalau Langgar UU, Saya Dipecat Presiden
Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Dok Okezone)

Soal Pelantikan Iriawan, Mendagri: Kalau Langgar UU, Saya Dipecat Presiden

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Sejumlah pihak mengkritik pemerintah pelantikan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Komisaris Jenderal M Iriawan menjadi Penjabat Gubernur Jawa Barat menggantikan posisi Ahmad Heryawan (Aher). Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo beserta Iriawan pun membela diri.

Tjahjo Kumolo menegaskan, pelantikan mantan Kapolda Metro Jaya itu menjadi Penjabat Gubernur Jabar sudah sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Ia dan tim hukum Kemendagri mengaku telah mengkaji UU terkait sebelum melantik Iriawan.

“Saya tak mungkin sebagai Mendagri melantik tanpa dasar hukum. Kalau melanggar saya dipecat Presiden. Saya juga tak mungkin mengusulkan nama kalau itu melanggar aturan,” kata Tjahjo, Selasa (19/6/2018).

Saat ditanya soal kecurigaan pengangkatan Iriawan untuk mengamankan kepentingan politik dalam Pilkada Jabar, Tjahjo menampiknya. Politikus PDIP ini menegaskan tidak ada kepentingan politik di balik hal tersebut. Apalagi tahapan Pilkada menuju pemungutan suara tinggal seminggu lagi.

Mendagri Tjahjo Kumolo Pimpin Pelantikan M Iriawan menjadi Penjabat Gubernur Jawa Barat

“Pilkada tinggal seminggu, orang tuh curiga ada apa, enggak ada. Besok saya tanggal 22 melantik penjabat gubernur Sumut. Pencoblosannya 27. Mau bisa apa. Yang penting melayani masyarakat, tata kelola pemerintah berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Komjen M Iriawan menegaskan, dirinya tidak akan mengorbankan kariernya di Polri dengan menyalahgunakan kekuasaan yang baru saja ia emban. Sebab, itu sama saja mencoreng namanya sendiri sebagai putra daerah Jabar. Mantan Asisten bidang Operasi (Asops) Kapolri itu menegaskan akan netral dalam Pilkada Jabar sebagaimana yang diamanatkan Mendagri Tjahjo Kumolo.

“Saya sudah berdinas di Polri sejak 1984 dan sekarang saya hampir di pengujung karier saya. Apa mungkin saya mau mengorbankan atau menghancurkan karier saya di Polri yang sudah dengan susah payah saya titi selama hampir 34 tahun. Sebagai putra daerah (Kuningan, Jabar) apa mungkin saya mencoreng muka saya sendiri di depan para sesepuh Jabar, dan rakyat Jabar?” jelas Iriawan.

Check Also

Pemerintah Belum Putuskan Hari Pencoblosan Pilkada 2018 Libur Nasional

  JAKARTA – Hari pencoblosan Pilkada Serentak 2018 tinggal di depan mata, yakni pada 27 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: