Home / Warta / Politik / Soal Partai Setan Amien Rais, Presiden PKS: Tak Perlu Ada Sebutan Itu
Presiden PKS, Sohibul Iman (foto: Ist)
Presiden PKS, Sohibul Iman (foto: Ist)

Soal Partai Setan Amien Rais, Presiden PKS: Tak Perlu Ada Sebutan Itu

agregasi
agregasi

 

JAKARTA — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, mengaku tidak mengikuti isu partai Allah dan partai setan yang diucapkan Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang juga Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais. Kendati begitu, Sohibul menilai sebutan itu tidak perlu digaungkan.

“Saya nggak ikuti. Tapi secara fatsun, saya kira sebutan seperti itu tak perlu,” ujarnya di sela-sela kegiatan Senam dan Jalan Sehat Milad PKS ke-20 di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (15/4/2018).

Sebelumnya, Amien Rais menyebut PAN, PKS, dan Gerindra sebagai partai yang membela Allah. Dia juga mengatakan, orang-orang yang anti-Tuhan akan bergabung dengan partai besar yang disebut sebagai partai setan. Meski demikian, tak dijelaskan partai-partai yang dimasksud.

Sementara itu, Anggota Dewan Kehormatan DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Drajad Wibowo, mengatakan pernyataan Amien bukan dimaksudkan untuk menyinggung partai politik tertentu.

“Yang disampaikan Pak Amien itu adalah dalam konteks tauhid Islam sesuai Alquran. Bukan dalam konteks parpol,” kata Drajad melalui keterangan tertulisnya kepada Okezone.

Drajad menuturkan, pernyataan Amien tentang partai Allah dan partai setan merujuk pada kata ‘hizballaah’ dalam surat Al Maidah ayat 56. Berdasarkan Alquran terjemahan Kementerian agama (Kemenag), kata tersebut memiliki arti yaitu ‘pengikut agama Allah.’

“Kata ‘hizb’ ini bisa diartikan sebagai golongan, kelompok, grup atau partai. Namun kata partai ini tidak otomatis berarti partai politik. Al Maidah 56 juga menegaskan bahwa hizballaah itu adalah orang-orang yang menang,” ujarnya.

Lawan kata Hizballaah, menurut Drajad, ialah ‘hizbasy-syaithoon,’ sebagaimana termaktub dalam surat Al Munaadilah ayat 19. Dalam Alquran terjemahan Kemenag, hizbasy-syaithoon diartikan sebagai ‘golongan setan.’

“Apa ciri-ciri keduanya? Silakan baca sendiri Al Maidah 55-56 dan Al Mujaadilah 19. Jadi Pak Amien sama sekali tidak membagi parpol menjadi partai Allah vs partai setan. Tidak ada kata-kata parpol dalam ucapan beliau. Beliau menyebut partai, itu artinya kelompok atau golongan. Lebih besar dan lebih luas dari sekedar partai politik,” terang Drajad.

Di sisi lain, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, meminta Amien Rais bersikap bijak dan tidak melakukan provokasi melalui pernyataannya. Bahkan, Romy juga meminta semua pihak tidak ‘memperkosa’ agama untuk kepentingan politik sesaat.

“Sudahlah jangan memperkosa agama untuk kepentingan politik sesaat, kan kemarin agama dan simbol-simbolnya sudah diperkosa sedemikian rupa selama proses politik yang berjalan belakangan ini,” tandas Romy, Jumat 13 April 2018.

Check Also

Presiden Joko Widodo (Foto: Okezone)

Ini Cawapres Ideal untuk Jokowi di Pilpres 2019

  JAKARTA – Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampow menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.