Breaking News
Home / Warta / Politik / Soal Iklan Jokowi di Bioskop, Arya: Cara Transparasi Pemerintah Gunakan Anggaran
Joko Widodo muncul dalam video iklan yang tayang di bioskop. Foto: Okezone/Youtube

Soal Iklan Jokowi di Bioskop, Arya: Cara Transparasi Pemerintah Gunakan Anggaran

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Arya Sinulingga, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menilai iklan pembangunan waduk yang menampilkan Jokowi di bioskop merupakan cara transparasi pemerintah memperlihatkan dalam menggunakan anggaran.

“Jadi begini, Pak jokowi itu dari pemerintah yang beriklan mengenai kemajuan apa yang dicapai selama pemerintahan Pak Jokowi. Justru itulah sosialisasi apa yang dikerjakan, bahkan saya melihatnya itu adalah bagian dari audit publik yang bisa melihat penggunaan anggaran APBN itu apa saja yang digunakan,” tutur Arya di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Ia menjelaskan, tayangan iklan tersebut merupakan cara pemerintah mensosialisasikan program yang sedang dibangun. Itu, lanjut Arya, merupakan pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat.

“Justru ketika pemerintah berani mensosialisasikan program yang telah dikerjakan itu justru yang benar itu transparansi itu sangat transparansi bahwa itu loh yang dikerjakan oleh pemerintah,”

“Ini justru adalah merupakan pertanggungjawaban kepada publik penggunaan anggaran itu seperti ini loh, pembuatan kebijakan itu seperti ini loh hasilnya. Jadi itu bentuknya di iklan kan itu kita harus menghargai juga ada pihak komersial dari pihak pemegang hak media lah,” lanjut Arya.

Foto: Okezone/Muhamad Rizky

Arya menjelaskan, cara beriklan tak hanya melalui media video. Beriklan bisa dalam bentuk konferensi pers, seminar, pemberitaan. Namun, lanjut dia, tetap konteks yang disampaikan sama, yakni menyampaikan kepada masyarakat mengenai apa saja yang sudah dilakukan pemerintah.

“Justru yang kita bingung adalah pemerintah tidak berani mensosialisasikan apa yang telah dikerjakan, itu baru kita pertanyakan,” ujar dia.

Arya mengklaim DPR juga mengetahui soal adanya sosialiasi pemerintah dalam bentuk iklan. Bahkan, kata dia, DPR juga kerap melakukan sosialisasi dengan beriklan.

“Semua lembaga pasti ada namanya sosialisasi, dan ada yang beriklan. DPR beriklan, semua beriklan, MPR buat iklan, dan lembaga-lembaga pemerintahan buat iklan. KPK aja buat iklan. Jadi bukan sesuatu yang tabu untuk ikan tersebut dan anggaran sudah ada,” tutur Arya.

Video iklan berjudul “2 Musim 65 Bendungan” tayang di beberapa bioskop. Dalam video itu memperlihatkan seorang petani yang merasa bersyukur dengan adanya pembangunan waduk, dirinya bisa memanen sebanyak dua kali dalam setahun. Ia pun bilang, “Pesan buak Pak Jokowi, Bangun waduk yang banyak, pak.”

Kemudian di jelang akhir video, Jokowi muncul sesaat. Ia juga mengisi suara sebagai narator dan mengatakan:

“Tidak mungkin menjadi bangsa yang berdaulat di bidang pangan, kalau jumlah bendungan dan saluran irigasi yang mengairi lahan-lahan peertanian kita di seluruh penjuru tanah air sangat terbatas.”

Check Also

Timses Bangga Jokowi Masuk 500 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

JAKARTA – Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: