_
Home / Warta / Mancanegara / Setelah Malaysia, Kini Singapura Tawarkan Bantuan Atasi Kebakaran Hutan Indonesia
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Setelah Malaysia, Kini Singapura Tawarkan Bantuan Atasi Kebakaran Hutan Indonesia

SINGAPURA, Waspada.co.id – Kabut asap mulai menyergap Singapura, pemerintah setempat pun menawarkan bantuan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang dituding menjadi masalahnya.

“Seperti biasa, kami siap membantu memadamkan api di lapangan. Singapura sudah menawarkan bantuan pemadam kebakaran teknis ke Indonesia dan siap mengerahkan mereka jika diminta oleh Indonesia,” ujar Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura, Masagos Zulkifli, akhir pekan lalu.

Masagos melontarkan pernyataan ini saat Indeks Standar Polutan (PSI) di Singapura menembus tingkat tidak sehat untuk pertama kalinya sejak Agustus 2016 lalu akibat kabut asap dari Indonesia.

“Kabut asap ini merupakan pengingat betapa serius masalah ini, yang sudah berdampak pada kawasan ASEAN selama bertahun-tahun. Ini tak hanya membawa polusi udara yang kami hirup, tapi juga menambah gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim,” tutur Masagos seperti dikutip Channel NewsAsia.

Sebelumnya, Malaysia sebagai negara ASEAN juga sudah menawarkan bantuan untuk menanggulangi karhutla di Kalimantan dan Sumatera.

Relasi Indonesia dan Malaysia sempat memanas akibat isu kebakaran hutan dan lahan ini. Malaysia menuding asap dari Indonesia menyebabkan kualitas udara di Negeri Jiran buruk, sementara Jakarta menganggap kabut yang masuk wilayah Kuala Lumpur berasal dari kebakaran di Semenanjung Malaya dan Serawak.

Namun kemudian, Badan Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap yang mencemari wilayah udara Malaysia dan sejumlah negara tetangga lainnya berasal dari kebakaran hutan di Indonesia.

Tak lama setelah itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, menyebut ada empat perusahaan asing yang terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan di Kalimantan, beberapa di antaranya asal Malaysia dan Singapura.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, menyatakan bahwa negaranya menyerahkan proses hukum perusahaan-perusahaan tersebut kepada Indonesia.

适适

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah Indonesia untuk menyelidiki empat perusahaan itu. Kami yakin pemerintah Indonesia akan mengambil tindakan yang diperlukan terkait penyelidikan dan membuktikannya,” ucap Yeo sebagaimana dilansir Asia One. (cnn/data2)

Check Also

Buronan Mega Korupsi 1MDB Coba Beri “Uang Damai” Rp9,8 Triliun ke Aparat AS

Waspada.co.id – Buronan sekaligus orang yang dianggap sebagai otak skandal korupsi 1 Malaysia Development Berhad ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.