_
Home / Warta / Teknologi / Sering Dipakai Kampanye Anti Pemerintah, Iran Akan Blokir Instagram
Ilustrasi

Sering Dipakai Kampanye Anti Pemerintah, Iran Akan Blokir Instagram

Waspada.co.id – Pemerintah Iran akan memblokir media sosial berbagi foto, Instagram. Rencana larangan ini datang karena khawatir atas keamanan nasional negara tersebut.

Seperti yang dilansir melalui situs Telegraph, Kamis, 3 Januari 2018, Dewan Cyberspace Nasional Iran telah menyetujui langkah-langkah untuk memblokir Instagram, menyusul media sosial lainnya yang sudah diblokir.

Media sosial tersebut adalah Twitter, Facebook, YouTube, dan Telegram. Aplikasi-aplikasi itu sering digunakan untuk menyebarkan kampanye anti-pemerintah, khususnya Telegram.

Kendati telah dilarang, banyak warga Iran terus mengakses Instagram dengan memanfaatkan VPN (virtual private network).

Media sosial berlogokan burung biru, Twitter, telah ditiadakan sejak 2009. Akan tetapi, Presiden Iran, Hassan Rouhani, masih memiliki akun Twitter resmi.

Lalu, Rouhani juga memiliki akun resmi Instagram, yang memiliki pengikut lebih dari dua juta dan telah mengunggah postingan lebih dari seribu.

Belum jelas kapan larangan ini resmi diberlakukan. Iran diketahui membatasi akses layanan internet, termasuk Instagram sejak satu tahun yang lalu.

Upaya pemblokiran itu semakin menguat karena mereka disalahkan atas penyalahgunaan media sosial untuk mengganggu politik di Inggris dan AS.

Bahkan, pada Agustus 2018, Instagram dan Facebook menghapus ratusan akun yang berhubungan dengan pemerintah Iran. (viva.co.id/data2)

Check Also

Usia 92 Tahun, Ini Unggahan Perdana di Instagram Ratu Elizabeth

LONDON, Waspada.co.id – Di usia 92 tahun, Ratu Elizabeth menapaki dunia komunikasi teknologi tinggi dengan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: