Breaking News
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / September, Inflasi Medan Capai 1,08 Persen
Ilustrasi
Ilustrasi

September, Inflasi Medan Capai 1,08 Persen

MEDAN, WOL – Badan Pusat Statistik (BPS) Wilayah I Sumatera Utara mencatat pada bulan September 2017 Kota Medan mengalami inflasi sebesar 1,08 persen.

Dalam hal ini, terjadi dengan peningkatan indeks dari 133,87 pada bulan Agustus 2017 menjadi 135,31 pada bulan September 2017.

Kepala BPS Sumut, Syeh Suhaimi, mengatakan inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 3,97 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,34 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,17 persen.

“Sedangkan untuk kelompok sandang sebesar 0,68 persen dan kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen. Sementara itu kelompok yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga tidak mengalami perubahan indeks,” tuturnya.

Ia menambahkan, komoditas utama penyumbang inflasi selama bulan September 2017 di Medan antara lain, cabai merah, tongkol/ambu-ambu, cabai rawit, nasi dengan lauk, dencis, daging ayam ras, dan tomat buah.

“Dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di Medan sebesar 1,08 persen dengan IHK sebesar 135,31 dan terendah terjadi di Dumai sebesar 0,05 persen dengan IHK 132,19,” tambahnya.

“Sementara itu, deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 0,87 persen dengan IHK 136,74 dan terendah terjadi di Tembilahan sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 133,95,” pungkasnya. (wol/eko)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

Menkeu Segera Evaluasi Bunga Kredit UMi

MEDAN, WOL – Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, bakal segera mengevaluasi suku bunga Kredit ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.