Home / Warta / Mancanegara / Sebar Aib, Trump Sebut Mantan Ajudan Gedung Putih ‘Anjing’
Foto: Donald Trump & Omarosa Manigault Newman (Reuters)

Sebar Aib, Trump Sebut Mantan Ajudan Gedung Putih ‘Anjing’

WASHINGTON DC, Waspada.co.id – Presiden AS Donald Trump menyebut mantan ajudannya di Gedung Putih ‘anjing’ dan ‘orang gila’, ‘rendahan’, Selasa (14/8). Kegusaran Trump itu terlontar lantaran buku yang ditulis mantan Apprentice-nya, Omarosa Manigault Newman tersebut, yang berkisah soal sepak terjangnya, laris manis di toko-toko buku.
Manigault Newman, yang dikenal publik AS pertama kali saat menjadi kontesan di acara realitas TV, The Apprentice milik Trump tersebut, membocorkan rekaman pribadi yang memalukan saat-saat dia bersama “The Donald” di Gedung Putih.
Dalam bukunya, Newman yang lebih dikenal publik Amerika sebagai ‘Omarosa’ menggambarkan Trump sebagai rasis, pembohong dan ‘germopobia’ yang tak punya empati. Memoar Omarosa itu menjerumuskan Gedung Putih dan Trump dalam krisis baru. Pernyataan-pernyataan Omarosa pun mendominasi berita-berita utama media Amerika selama beberapa hari terakhir.
Tim Trump merespons dengan marah, dan melancarkan kampanye untuk mendiskreditkan Omarosa, serta berupaya menggugatnya dalam jeratan hukum karena dianggap melanggar perjanjian tutup mulut. Trump pun telah menyebut ‘Omarosa’ sebagai ‘Orang Rendahan’ setelah merilis rekaman pemecatannya oleh Kepala Staf Gedung Putih John Kelly. Rekaman itu tampaknya dibuat di ‘Situation Room’ Gedung Putih.
Baca: Mantan Staf Gedung Putih: “Saya Melihat Sikap Rasis Trump dengan Mata Kepala Sendiri” 
Tak lama setelah Omarosa merilis rekaman percakapan dengan Trump pasca pemecatannya, Presiden AS itu berulang kali menyebut dia ‘aneh’.
Pada Selasa (14/8), Trump lagi-lagi melontarkan kecaman, dengan tingkat kekesalan yang jarang terlihat, bahkan dari seorang presiden yang terkenal kerap menghina para kritikus dan lawan-lawan politiknya.
“Ketika Anda memberikan kesempatan kepada orang rendahan yang gila, dan memberikan dia pekerjaan di Gedung Putih, menurut saya itu tidak akan berhasil. Jenderal Kelly bekerja bagus dengan memecat anjing itu secepatnya,” cuit Trump lewat akun Twitter resminya.
Komentar Trump memicu kritik dari kedua partai politik di Amerika Serikat.
“Bahasa semacam ini tidak pantas bagi seorang Presiden Amerika Serikat. Tidak ada alasan untuk itu, dan Partai Republik tidak boleh merasa baik-baik saja dengan itu,” kata Jeff Flake, Senator Partai Republik, yang kerap mengkritik Trump.
“Beraninya dia? Dia telah membuat negeri ini berlutut,” kata Frederica Wilson, anggota Kongres AS dari Partai Demokrat seperti dilansir kantor berita AFP.
Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders menyatakan penghinaan yang dilontarkan Trump lewat akun Twitter-nya tidak ada hubungannya dengan ras atau gender.
“Presiden adalah orang yang melihat kesetaraan kesempatan, yang menyebut hal-hal sesuai pandangannya. Dia akan melawan setiap tantangan dan akan dia lakukan tanpa tedeng aling-aling,” kata Sanders. (wol, cnn/eli)
 

Check Also

Kali Pertama, Ini Alasan Melania Berani Lawatan ke Afrika Tanpa Trump

WASHINGTON,Waspada.co.id – Ibu negara Melania Trump merencanakan perjalanan internasional pertamanya dengan kunjungan ke beberapa negara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: