Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Sebagian Muslim di Sumenep, Sukabumi dan Medan Juga Shalat Id Hari Ini

Sebagian Muslim di Sumenep, Sukabumi dan Medan Juga Shalat Id Hari Ini

JAKARTA, Waspada.co.id – Selain di Masjid Al-Azhar di Jakarta, umat Islam di Sukabumi dan Medan juga menggelar Shalat Id hari ini, Selasa (21/8).

“Yang mengadakan shalat Idul Adha adalah DKM Masjid Daarut Takwa di Toserba Selamat,” kata Ketua DKM Masjid Daarut Takwa Yan Maulana Hidayat.

Dia menambahkan, pelaksanaan Shalat Id ini tidak mewakili kelompok manapun. Meski ada sejumlah warga yang melakukan shalat Id hari ini, namun ada juga warga yang menggelar Shalat pada Rabu (22/8) besok.

“Bukan berarti kami ingin beda dengan yang lain akan tetapi ini pilihan,” ujarnya.

Sementara itu di Kota Medan, juga digelar Shalat Id di Masjid Kampus ITM, Jl. Gedung Arca Medan.

“Jadikan wukuf di Arafah itu jatuh hari ini. Jadi dalilnya itu mengikuti wukuf di Arafah. Itu yang menjadi dasarnya. Dulu kan Rasullullah, untuk ketetapan Idul Adha itu kan diserahkan kepada wali Makkah. Kita mengikuti dalil syar’i gitu,” tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah sendiri melalui Kementrian Agama menetapkan Hari Raya Idul Adha pada Rabu 22 Agustus 2018.

Dewan Dakwah Islamiyah
Sebagian umat Islam Sumenep yang tergabung dalam Dewan Dakwah Islamiyah memilih melakukan Salat Idul Adha Selasa pagi (21/8/2018). Tentu saja, itu lebih awal dari jadwal yang ditetapkan Pemerintah RI tentang Idul Adha.

Salat tersebut diikuti puluhan jamaah, digelar di lapangan basket GOR A. Yani Sumenep. Bertindak sebagai khotib adalah Ketua Dewan Dakwah Islamiyah (DDI) Sumenep, dr. H. Anwar Luthfi.

“Penetapan Idul Adha bagi kami terkait Wukuf di Arafah. Berdasarkan kesepakatan ulama-ulama kami, semua sama. Penentuan wukuf mengikuti Saudi Arabia. Empat mahdzab pun saya kira sama seperti itu,” kata dr. Anwar Luthfi, Selasa (21/8).

Ia meyakini, ketika Makkah menyatakan melihat hilal yang berarti masuk 1 Dzulhijjah, maka dimanapun sama. Semuanya masuk 1 Dzulhijjah.

“Nah sore hari kemarin, kami melihat posisi bulan sudah berusia 10 hari. Sehingga hari inilah yang palng tepat untuk melaksanakan salat Idul Adha,” tandasnya.

Usai melakukan salat Idul Adha, jamaah DDI Sumenep melanjutkan dengan pemotongan hewan kurban, kemudian membagi-bagikan dagingnya pada fakir miskin dan kaum dhuafa. (inilah/ags/eli)

Check Also

Kenapa Penetapan Idul Adha 1439 H Berbeda-beda? Ini Penjelasan Kemenag

  JAKARTA, Waspada.co.id– Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah 1439 Hijriah ditetapkan berbeda-beda di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: