Home / Warta / Mancanegara / Saudi Akui Khashoggi Meninggal Dunia, Trump: Ini Langkah Hebat
Presiden AS Donald Trump (REUTERS/Yuri Gripas)

Saudi Akui Khashoggi Meninggal Dunia, Trump: Ini Langkah Hebat

ISTANBUL, Waspada.co.id – Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa wartawan Jamal Khashoggi telah meninggal dunia di dalam kantor konsulat di Istanbul, Turki. Pihak kerajaan Arab Saudi juga menyatakan telah memecat dua pejabat senior yakni Saud al-Qahtani dan Ahmed Asiri yang diketahui terlibat dalam peristiwa tersebut. Pengakuan ini muncul setelah beragam penyangkalan dari pihak pemerintah Saudi terkait hilangnya Khashoggi selama dua pekan terakhir.

Jaksa penuntut umum Arab Saudi mengatakan sebelum meninggal dunia, Khashoggi terlibat dalam perkelaian dengan sejumlah orang yang ditemuinya di kantor konsulat. Pemerintah Saudi memastikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini.

“Investigasi masih berlangsung dan 18 orang saat ini telah diamankan,” ungkap pernyataan resmi seperti dilaporkan Reuters.

Menanggapi pernyataan ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji pengakuan Arab Saudi terkait kematian wartawan Jamal Khashoggi di konsulatnya di Turki, Jumat (19/10).

Ia menyebut pengakuan Saudi ini sebagai langkah pertama yang hebat. Meski demikian, kongres AS tidak terlalu tertarik.

Trump menyatakan kepada wartawan bahwa menurutnya pengakuan Saudi bahwa Khashoggi tewas di dalam konsulat dalam sebuah perkelahian adalah informasi yang kredibel. Ia pun menyebut tidak merasa dibohongi dalam percakapannya dengan para pemimpin senior Arab Saudi.

“Saya kira kita semakin dekat untuk menyelesaikan masalah yang sangat besar,” jelasnya, seperti dikutip Anadolu.

Trump juga menyatakan bahwa Arab Saudi adalah rekannya yang sangat penting di Timur Tengah. “Kami membutuhkan mereka sebagai penyeimbang Iran dan itu bukan solusi yang mudah. Ini bukan situasi yang mudah untuk dihadapi.”

Khashoggi dikenal sebagai pengeritik putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Sebelum dinyatakan hilang, Khashoggi diketahui sempat memasuki kantor Kosulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober lalu. Kedatangannya tak lain untuk meminta dokumen untuk mengurus pernikahannya.

Awalnya pemerintah kerap membantah tuduhan kabar meninggalnya Khashoggi. Arab Saudi berkeras bahwa Khashoggi telah meninggalkan gedung konsulat tak lama setelah ia memasukinya.

Di sisi lain, Turki telah mengatakan bahwa Khashoggi telah dibunuh dalam hitungan menit. Hal itu diutarakan setelah seorang sumber mendengar seluruh rekaman audio momen terakhir Khashoggi yang didapat dari Apple Watch miliknya.

Raja Salman memerintahkan pembentukan komite tingkat menteri yang dipimpin oleh putra mahkota untuk menata ulang intelijen.

Sementara itu, Turki juga turun tangan dengan melakukan investigasi dengan menanyakan pekerja konsulat yang meliputi akuntan, teknisi, hingga sopir. Sejumlah upaya juga diperluas untuk menggali keterangan atas kasus hilangnya Khashoggi.

Kepolisian Turki juga memperluas pencarian ke hutan di pinggiran Istanbul dan kota di dekat laut Marmara untuk mencari mayat Khashoggi. Pelacakan juga dilakukan dengan menelusuri jejak mobil yang ditumpangi Khashoggi saat terakhir kali mengunjungi Konsulat Arab Saudi. (cnn)

Check Also

Saudi Mulai Bangun Reaktor Riset Nuklir Pertama

RIYADH, Waspada.co.id – Arab Saudi memulai pembangunan reaktor riset nuklir pertama mereka dengan upacara simbolisasi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: