_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Saran Kwik Kian Gie ke Jokowi Tak Direspons
Kwik Kian Giw (dok. Okezone)

Saran Kwik Kian Gie ke Jokowi Tak Direspons

JAKARTA, Waspada.co.id – Pakar ekonomi Kwik Kian Gie menceritakan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo terkait perekonomian. Kwik mengaku pernah memberi saran untuk Jokowi ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta meskipun tak ada respons sama sekali.

Kwik mengatakan kesempatan bertemu Jokowi ketika itu pada acara pemakaman Taufik Kiemas pada 2013 silam. Saat itu Jokowi masih menjabat posisi gubernur. Lalu Kwik yang punya waktu berbincang memberi masukan kepada Jokowi.

“Bapak kan, sekarang jadi gubernur dan sangat populer, tolong gunakan popularitas itu untuk kepentingan partai dan kepentingan negara, bicaranya jangan soal DKI saja,” ujar Kwik saat menggelar konferensi pers di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/9).

Tawaran itu bersambut. Kwik kemudian dengan senang hati mengirim sejumlah bahan kajian berupa salinan dokumen fisik dan salinan lunak. Namun mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid itu tak mendapat kabar apapun dari Jokowi.

“Kebetulan saya punya banyak sekali bahan karena kebetulan saya lama sekali ketua Litbang PDIP, Ketua DPP, mewakili PDIP sebagai Wakil Ketua MPR, langsung saya kirim dokumen segepok hard copy plus banyak sekali soft copy, satu kata pun tidak bereaksi, tidak ada sambutan apa pun,” terang Kwik.

Nihilnya respons juga dirasakan oleh Kwik ketika membuat buku kecil berisi masukan soal perekonomian negara. Ia membuat buku itu pada 2004 dan 2009 dengan orientasi membantu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang maju sebagai capres dalam dua kesempatan tersebut. Namun dalam kedua kesempatan itu juga, upaya Kwik lagi-lagi tak bersambut.

“Saya itu menulis buku pada 2004 itu orientasi saya karena Ibu Megawati calon presiden, 2009 juga, tapi sama sekali tidak ada respons,” imbuhnya.

Kendati demikian Kwik masih berpikiran positif pada Megawati. Ia cenderung menyalahkan elite PDIP yang seakan tak mempedulikan upayanya membantu partai.

Kebiasaan menulis buku kecil berisi catatan perekonomian bangsa sebagai masukan para peserta pilpres sudah direncanakan pula oleh Kwik. Pada edisi 2019 ini, ketika berencana menyusun buku itu, Kwik justru diajak oleh Prabowo untuk berdiskusi.

“Ternyata Pak Prabowo punya perhatian yang begitu besar dan intensif, dibaca satu per satu,” aku Kwik.

Atas ajakan diskusi tersebut Kwik merasa berterima kasih. Ia merasa undangan dari Prabowo yang notabene kandidat caprea sebagai ungkapan penghormatan terhadap dirinya. Bahkan ia berharap masukan yang ia berikan dapat tertuang sebagai kebijakan resmi negara kelak.

Kwik Kian Gie disebut bakal ditempatkan di tim pakar bakal pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menghadapi pilpres 2019. Sementara PDIP menyatakan Kwik Kian Gie saat ini sudah di luar sistem partai sejak lengser dari kepengurusan sekitar 2015. (cnnindonesia/ags/data2)

Check Also

Soal Kursi Ketua DPR, Puan: Saya Punya Pengalaman

DENPASAR – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2019 secara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.