Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Sampai September 2018, Pembiayaan CIMB Niaga Syariah Tumbuh 62,5 Persen
WOL Photo

Sampai September 2018, Pembiayaan CIMB Niaga Syariah Tumbuh 62,5 Persen

MEDAN, Waspada.co.id – Sampai September 2018, CIMB Niaga Syariah telah menyalurkan total pembiayaan senilai Rp24,1 triliun atau tumbuh 62,5 persen year on year.

Dari jumlah tersebut, segmen Business Banking yang antara lain menyalurkan pembiayaan ke proyek-proyek berskala besar seperti infrastruktur memberikan kontribusi terbesar yaitu Rp15,1 triliun atau tumbuh 83,4 persen year on year.

Ini membuktikan bahwa industri perbankan syariah di Indonesia diyakini dapat terus berkembang dan berkontribusi memajukan perekonomian nasional. Pasalnya, banyak peluang dan potensi yang dapat dimaksimalkan, salah satunya dari sektor pembiayaan.

Direktur Syahriah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, menuturkan hingga saat ini pembiayaan industri Syariah masih didominasi oleh sektor consumer. Padahal, perbankan Syariah juga memiliki potensi yang besar untuk turut serta dalam pembiayaan sektor korporasi.

“Tentu, untuk menangkap peluang itu, kita secara aktif bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk menyalurkan pembiayaan berskema Syariah,” tuturnya didampingi Chief Economist CIMB Niaga, Adrian Panggabean dan Regional Head Sumatera CIMB Niaga, Maya Sartika pada Kegiatan Diskusi Dengan CIMB Niaga di JW Marriot Medan, Senin (11/2).

Dengan tumbuh 62,5 persen pada tahun 2018, CIMB Niaga Syariah juga tercatat sebagai satu-satunya UUS Bank BUKU IV di Indonesia. Posisi ini memberikan keleluasan bagi kami untuk berkontribusi dalam pembiayaan proyek-proyek berskala besar.

“Kita sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi tantangan tersebut. Pertama, dari sisi literasi, kami akan meningkatkan program edukasi tentang perbakan Syariah kepada masyarakat, kedua memaksimalkan keunggulan yang dimiliki untuk mengatasi tantangan dari sisi produk dan layanan,” ungkapnya.

Sebagai Bank yang menerapkan dual banking leverage model, CIMB Niaga Syariah akan terus memanfaatkan keahlian SDM dan kelengkapan infrastruktur yang dimiliki bank induk untuk menghadirkan inovasi produk dan layanan yang baik.

“Tentu denga harapan, kami akan terus mengoptimalkan keunggulan ini untuk menangkap peluang pembiayaan Syariah di bidang infrastruktur di masa depan dan memberikan kualitas produk yang bagus,” pungkasnya.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

JNE Tidak Menghentikan Pengiriman Melalui Kargo Udara

MEDAN, Waspada.co.id – Terkait isu pemberitaan tentang perusahaan jasa pengiriman menghentikan sementara kiriman melalui kargo ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: