Home / Warta / Mancanegara / Rusia Mulai Bangun Infrastruktur untuk Pasang Rudal Hipersonik
Sebuah simulasi komputer memperlihatkan rudal balistik antar-benua terbaru Rusia, Avangard, mengelak dari sistem pertahanan udara negara lain dengan kecepatan hipersonik. (AP/RU-RTR Russian Television)

Rusia Mulai Bangun Infrastruktur untuk Pasang Rudal Hipersonik

MOSKOW, Waspada.co.id – Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bersiap membangun insfrastruktur untuk menempatkan rudal balistik hipersoniknya, Avangard. Diwartakan TASS Kamis (19/7), rudal tersebut bakal dipasang di unit Pasukan Rudal Strategis Dombarovsky.

Dalam keterangan resminya, Kemenhan Rusia menjelaskan mereka sudah melakukan persiapan untuk instalasi Avangard.

“Tim insinyur kami telah melakukan survei serta pemetaan, dan telah memilih lokasi penempatan rudal,” jelas kemenhan.

Langkah selanjutnya selain membangun baru, kemenhan juga bakal merekonstruksi fasilitas lama di kawasan tersebut. Jalur logistik sudah dimodernisasi. Kabel komunikasi, listrik, hingga kabel komando telah dipasang yang baru.

“Kami sudah menggelar pelatihan bagi personel dan mempersiapkan persenjataan, serta perangkat khusus,” lanjut kemenhan.

Selain itu, Avangard juga telah disempurnakan dengan teknologi yang baru, yakni sistem jelajah pada hulu ledaknya.

“Industri pertahanan telah menyempurnakan Avangard sehingga saat ini proses yang tersisa adalah memproduksi massal,” ulas kemenhan.

Rudal dengan 10 kali kecepatan suara tersebut diklaim bisa menghantam target manapun hanya dalam waktu 1,5 jam, dan mampu bermanuver dalam kecepatan tertinggi. Kemampuan yang dimiliki Avangard membuatnya diklaim tidak bisa dihentikan oleh sistem pertahanan paling canggih di dunia ini.

“(Avangard) ini merupakan senjata terkuat. Saya tidak yakin ada negara yang bisa membangun rudal berkecepatan di atas Mach 20 dalam beberapa tahun mendatang,” kata Presiden Vladimir Putin.

Pemimpin berusia 65 tahun tersebut sempat berujar, Avangard bakal meledakkan targetnya laksana meteor ataupun bola api. Rudal yang bisa diisi hulu ledak nuklir maupun konvensional itu telah menjalani dua kali uji coba pada 2016 yang lalu.

Avangard merupakan satu dari enam senjata baru yang diperkenalkan Putin pada Pertemuan Dewan Federal 1 Maret lalu. Rudal tersebut direncanakan bakal segera digunakan oleh pasukan Negeri “Beruang Merah” pada 2019 mendatang. (wol, kmc)

Check Also

Mata-Mata Rusia Disinyalir Retas Jaringan Internet Termasuk di Malaysia

DEN HAGG,Waspada.co.id – Beberapa negara Barat menuding Rusia mengerahkan sejumlah mata-mata untuk menjalankan operasi peretasan jaringan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: