Home / Warta / RI: PBB Harus Akhiri Impunitas Israel terhadap Palestina
Perwakilan tetap Indonesia untuk PBB, Hasan Kleib (kemlu.go.id)

RI: PBB Harus Akhiri Impunitas Israel terhadap Palestina

JENEWA, Waspada.co.id – Pemerintah Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengakhiri impunitas Israel sehingga badan itu dapat meminta pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap Palestina selama puluhan tahun.

Impunitas merupakan sebuah fakta yang secara sah memberikan pembebasan atau pengecualian dari tuntutan atau hukuman atau kerugian kepada seseorang atau dalam hal ini, Israel sebagai negara yang telah melakukan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Tindakan seperti ini juga merupakan penghinaan dan tidak disetujui dalam hukum internasional hak asasi manusia

Perwakilan tetap Indonesia untuk PBB di Jenewa, Hasan Kleib, mengatakan sejak 60 tahun lalu, Israel telah membuat kawasan Timur Tengah menjadi “teater ketegangan dan kekerasan” dengan menjajah dan membuat sulit hidup rakyat Palestina.

“Rakyat Palestina mengalami kesulitan hidup setiap hari, dan Israel dengan keras kepala terus mengabaikan desakan internasional untuk mengakhiri pendudukan ilegalnya di tanah Palestina,” kata Hasan dalam sidang Dewan HAM PBB, Senin (24/9).

“Karena itu, Dewan HAM PBB perlu segera mengambil aksi nyata mengkahiri impunitas yang terus dinikmati Israel, dan secara serius mengejar akuntabilitas atas berbagai pelanggaran HAM oleh Israel yang terus berlanjut di wilayah pendudukan Palestina.”

Sidang tersebut membahas secara khusus situasi HAM di wilayah pendudukan Palestina. Dalam rapat tersebut, Hasan mengatakan Israel telah secara terang-terangan melanggar berbagai hukum internasional melalui pendudukan ilegalnya, pendirian tembok pemisah, dan pembatasan mobilitas warga Palestina.

Pada kesempatan itu, Hasan juga mengangkat dugaan kekerasan yang dilakukan militer Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Sedikitnya 183 warga Palestina dilaporkan tewas di tangan militer Israel sejak protes besar-besaran berlangsung di Gaza pada akhir Maret lalu.

“Penggunaan kekerasan bersenjata terhadap rakyat sipil Palestina di Gaza belakangan ini menjadi pengingat bagi PBB untuk segera mengambil langkah konkret guna memastikan Israel mengakhiri kebijakannya yang tidak manusiawi,” tutur Hasan.

Hasan juga mendesak Commission of Inquiry (COI) Dewan HAM PBB menyelidiki pelanggaran HAM militer Israel dalam bentrokan selama demonstrasi di Gaza berlangsung.

“COI harus mengeluarkan rekomendasi terkait mekanisme akuntabilitas yang sesuai bagi para pelaku kekerasan bersenjata oleh Israel terhadap warga Palestina,” katanya. (cnn/ant/data2)

Check Also

Perjalanan Skandal Korupsi PM Israel Benjamin Netanyahu

TEL AVIV, Waspada.co.id – Skandal korupsi terus menjerat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sejak 2017 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: