Breaking News
Home / Warta / Teknologi / Revisi UU ITE Justru Batasi Aktivitas Dunia Maya
Ilustrasi
Ilustrasi

Revisi UU ITE Justru Batasi Aktivitas Dunia Maya

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mengkritik revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Menurutnya, revisi peraturan tersebut justru membatasi aktivitas masyarakat di dunia maya.

“Meskipun telah melalui dua kali rapat kerja dan lima kali rapat panitia kerja Komisi I DPR, pembahasan RUU Perubahan ITE masih menghasilkan regulasi yang berpotensi melanggar kebebasan berekspresi pengguna internet dan kemunduran dalam hukum acara pidana,” kata Direktur Eksekutif LBH Pers, Nawawi Bahrudin, di Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2016).

Dia menjelaskan, poin perubahan RUU ITE sejatinya belum sepenuhnya menjawab kebutuhan dan dukungan atas pertumbuhan informasi dan teknologi digital. Hasil akhir amandemen tersebut, lanjutnya, disebut belum mampu menyelesaikan permasalahan inti yang lahir dari UU ITE hari ini.

Berdasarkan kasus yang ditangani LBH Pers, yaitu pemblokiran suarapapua.com sekira 4 November 2016, hal ini diakui oleh Dirjen Aplikasi dan Informatika Kominfo yang telah melakukan pemblokiran sedikitnya 11 website yang dianggap mengandung SARA.

“Berkaitan dengan pemutusan akses internet tersebut, pihak dari suarapapua.com tidak mendapatkan sedikit pun informasi atau pemberitahuan resmi apa yang telah terjadi dengan situs suarapapua.com,” tandas Nawawi.

Check Also

Ilustrasi

Panja RUU ITE: Pers Dikecualikan Untuk Pasal Hak Dilupakan UU ITE

JAKARTA, WOL – Ketua Tim Panitia Kerja (Panja) Revisi Undang-undang (RUU) Informasi dan Transaksi Eletronik, ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.