Home / Warta / Mancanegara / Putin Ungkap Sosok Tersangka Pembunuh Mantan Agen Rusia
Presiden Rusia – Vladimir Putin (EPA/Alexey Nikolsky)

Putin Ungkap Sosok Tersangka Pembunuh Mantan Agen Rusia

VLADIVOSTOK, Waspada.co.id – Presiden Vladimir Putin mengklaim Kremlin berhasil mengidentifikasi dua tersangka kasus peracunan eks agen Rusia, Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, di Salisbury, Inggris, pada awal Maret lalu. Putin menyebut dua tersangka itu adalah warga sipil, bukan agen mata-mata seperti yang selama ini dituduhkan London.

“Kami tahu siapa mereka, kami sudah menemukan mereka, saya harap mereka akan menyerahkan diri dan menjelaskan segalanya, itu akan menjadi yang terbaik bagi semua orang, tidak ada yang istimewa (di catatan mereka), saya pastikan itu, kita akan lihat nanti,” kata Putin, di sela Forum Ekonomi Timur, Vladivostok, Rusia, seperti dilansir dari the Guardian, Rabu (12/9).

Dikutip AFP, pernyataan itu tampaknya diutarakan Putin sebagai respons terhadap tuduhan Inggris bahwa dua tersangka bernama Alexander Petrov dan Ruslam Boshirov adalah anggota badan intelijen Rusia GRU.

London juga telah merilis foto kedua pria tersebut. Kedua pria berusia sekitar 40 tahun itu disebut masuk ke Inggris melalui Bandara Gatwick pada 2 Maret lalu dan keluar dua hari kemudian.

Kedua warga Rusia tersebut didakwa melakukan percobaan pembunuhan serta mempergunakan dan memiliki racun Novichok, zat yang dikategorikan sebagai senjata pemusnah massal buatan Uni Soviet.

Baik Skripal dan putrinya selamat dari percobaan pembunuhan yang menggunakan gas saraf tersebut. Seorang petugasnya yang juga terpapar gas saraf saat menyelamatkan mereka Nick Bailey juga akhirnya selamat. Begitu pula Charlie Rowley yang menemukan botol yang mengandung racun tersebut, tapi rekannya Dawn Sturgess tewas pada bulan Juli lalu.

Setelah peristiwa yang terjadi pada 4 Maret lalu tersebut, Inggris dan banyak negara lainnya mendeportasi 150 mata-mata Rusia yang menyamar sebagai diplomat. Perdana Menteri Inggris Theresa May juga sempat mengancam akan memberikan hukuman keras terhadap Rusia jika terbukti upaya pembunuhan tersebut memang diperintahkan Kremlin.

Peristiwa ini rangkaian ketegangan antara Rusia dengan negara-negara Barat. Tidak hanya Inggris tapi juga Amerika Serikat, Uni Eropa dan NATO juga mengancam akan ada konsekuensi berat yang akan diterima Rusia. (republika/cnn/data2)

Check Also

Putin Ingin Bertemu Trump Bahas Perjanjian Nuklir

MOSKOW, Waspada.co.id – Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan kepada Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: