Home / Warta / Mancanegara / Putin Didemo soal Kebijakan Usia Pensiun
Reuters

Putin Didemo soal Kebijakan Usia Pensiun

MOSKOW, Waspada.co.id – Ribuan orang dari seluruh Rusia menggelar aksi protes pada Minggu terhadap kebijakan usia pensiun yang dikeluarkan oleh pemerintah. Protes berlangsung meski Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengeluarkan sejumlah konsesi.

Moskow berencana secara bertahap menaikkan batas usia pensiun di tengah perekonomian negara yang sedang kesulitan akibat sanksi dari sejumlah negara Barat. Ini menjadi kenaikan pertama dalam kurun hampir 90 tahun terakhir.

Usulan yang sudah disetujui oleh majelis rendah Rusia pada pembacaan tingkat pertama Juli lalu ini memicu kemarahan publik yang jarang terjadi.

Igor Sirotkin, 57 tahun, satu dari ribuan demonstran yang bergabung dalam aksi di Moskow yang diorganisir Partai Komunis menuduh pemerintah lewat kebijakan itu bertujuan merampok pendapatan rakyat jelata.

“Warga bekerja keras dan tak berumur panjang,” kata Igor kepada AFP.

Istri Igor, Larisa Sirotkina menyatakan dirinya lelah bekerja. “Saya 52 tahun, saya seharusnya pensiun tiga tahun lagi dan saya menantikan itu,” kata Larisa yang berprofesi sebagai guru Bahasa Jerman.

Polisi memperkirakan ada sekitar 6 ribu orang yang mengikuti aksi protes yang digalang Partai Komunis, sementara 1.500 orang lain menggelar protes berskala kecil, juga digelar di Moskow.

Protes serupa juga terjadi di sejumlah kota lain di Rusia, termasuk di Saint Petersburg yang ditaksir diikuti 2.500 demonstran.

Di Kota Volga, Samara, sebagian dari 1.000 demonstran mendesak Putin mundur sebagaimana dilaporkan wartawan AFP.

Putin sendiri dalam pidatonya berupaya melunakkan kebijakan batas usia pensiun tersebut.

Dia mengusulkan untuk menaikkan usia pensiun hingga lima tahun menjadi 60 tahun untuk wanita, bukan delapan tahun seperti yang direncanakan sebelumnya. Sementara usia pensiun negara untuk pria akan meningkat lima tahun menjadi 65.

Partai Komunis mengatakan pihaknya tidak akan mendukung proposal tersebut meskipun ada perubahan dan menegaskan kembali seruan untuk menggelar referendum mengenai masalah ini.

Kebijakan kenaikan usia pensiun ini mendapat protes karena rendahnya harapan hidup warga Rusia yang tercatat hanya 65 tahun. Dengan usia harapan hidup tersebut semakin sulit bagi warga untuk menikmati dana pensiun. (wol/cnn)

Check Also

1.000 Pesawat Tempur & 36.000 Tank Ikut latihan Perang Terbesar Rusia

TSUGOL, Waspada.co.id – Presiden Vladimir Putin, Kamis (13/9), menghadiri latihan perang terbesar Rusia, yang melibatkan 300 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: