Home / Warta / Politik / Prabowo Sebut Negara Terancam, Ini Tanggapan Tim Jokowi
Lodewijk Freidrich/foto: Istimewa

Prabowo Sebut Negara Terancam, Ini Tanggapan Tim Jokowi

JAKARTA, Waspada.co.id – Bakal calon presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia dalam kondisi terancam. Dia mengkritik soal melemahnya rupiah saat ini karena kekayaan alam Indonesia telah dikuasai asing.

Prabowo mengutarakan hal tersebut saat memberi sambutan di acara ulang tahun Djoko Santoso, Sabtu (8/9).

“Negara kita dalam keadaan terancam. Dari semua indikator, kita terancam. Rupiah melemah,” ucap Prabowo di kediaman Djoko Santoso, Bambu Apus, Jakarta, Sabtu (8/9).

Prabowo mengatakan melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat merupakan buntut perekonomian dalam negeri yang lemah karena kekayaan alam dikuasai pihak asing.

“Ekonomi lemah karena kekayaan tidak di tangan kita tapi di tangan orang asing, di tangan yang tidak setia kepada pancasila dan NKRI,” ucap Prabowo.

Prabowo mengatakan tentara seolah percuma membela negara tetapi kekayaan alam dikuasai pihak asing. Selain itu, percuma pula perjuangan kemerdekaan dilakukan jika setelah merdeka Indonesia justru malah dikuasai pihak asing.

“Jadi kita sebagai prajurit, untuk apa kita dulu berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan, untuk melihat negara kita dikuasai oleh bangsa lain,” kata Prabowo.

Di pihak lain, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Lodewijk Freidrich Paulus menilai Prabowo tak menggunakan data dalam mengkritik pemerintahan saat ini terkait masalah ekonomi.

“Mereka tidak melihat data itu saja, tidak melihat data apa yang dilakukan dan bagaimana membandingkan dengan mata uang negara Asia yang lain, kita bertumbuh positif itu loh,” kata Lodewijk di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi, Jakarta, Sabtu (8/9).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu mengklaim posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih lebih baik dibanding dengan mata uang negara-negara Asia lainnya. Menurut Lodewijk, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah mulai menguat, kemarin.

“Sehingga dilihat paling kuat kemarin adalah rupiah, jadi bayangkan yang lain drop, rupiah kita bisa menguat,” tuturnya.

Lodewijk mengatakan bahwa Tim Ekonomi Jokowi juga terus bekerja untuk mengembalikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang sempat hampir menembus angka Rp15.000 per dolar AS.

Menurutnya, kondisi ekonomi hari ini, khususnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, tak bisa dibandingkan dengan saat krisis ekonomi 1998. “Tim ekonomi Pak Jokowi bergerak optimal bagaimana mengendalikan,” tuturnya.

Ikut Tukar Dolar AS
Lodewijk mengatakan langkah bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno yang menukarkan mata uang dolar AS miliknya ke rupiah sebagai bentuk nasionalisme terhadap negara.

“Seperti itu kan bagus tentunya kami hargai, gitu loh. Mudah-mudahan bisa ditiru oleh yang lain. Katakan dari perusahaan-perusahaan yang punya dolar tukar gitu kan, jadi banyak,” kata dia.

Lodewijk mengatakan sejumlah pihak di kubu Jokowi-Ma’ruf juga sudah menukar dolar AS ke rupiah. Namun, katanya, langkah yang dilakukan pihaknya itu tak perlu diperlihatkan, seperti yang dilakukan Sandiaga.

“Itu sudah banyak yang melakukan, tanpa terekspos sudah banyak yang melakukan,” ujarnya. (cnnindonesia/ags/data2)

Check Also

Rocky Gerung: Politik Uang Masih Bakal Terjadi

JAKARTA, Waspada.co.id – Pengamat Politik Rocky Gerung menyebut potensi terjadinya politik uang di pilpres 2019 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: