Home / Warta / Mancanegara / Politikus Australia Serukan Larangan Masuk buat Imigran Muslim, Ini Reaksi Perdana Menteri
Senator Queensland, Fraser Anning, mendesak Australia memberlakukan larangan masuk bagi imigran muslim dengan alasan keamanan. (AAP/Mick Tsikas/via REUTERS)

Politikus Australia Serukan Larangan Masuk buat Imigran Muslim, Ini Reaksi Perdana Menteri

QUEENSLAND, Waspada.co.id – Senator Queensland Fraser Anning mendesak Australia memberlakukan larangan masuk bagi imigran muslim dengan alasan keamanan. Anning bahkan menganggap umat muslim paling tidak bisa berasimilasi dan berintegrasi dengan lingkungan.

Di Parlemen, politikus Partai Katter Australia itu juga membuat anggota legislatif tercengang dengan pernyataannya yang menghubungkan terorisme dengan Islam.

“Sementara tidak semua muslim adalah teroris, tapi semua teroris hari ini adalah muslim. Jadi mengapa kalian ingin menerima mereka [Muslim] lebih banyak lagi di sini?” kata Anning, Rabu (15/8).

Anning bahkan meminta Australia memberlakukan kembali kebijakan berdasarkan ras kulit putih Australia atau White Australia yang pernah diterapkan selama tujuh dekade sejak 1901 silam.

“Kita sebagai bangsa berhak bersikap tegas bahwa mereka yang diizinkan datang ke sini untuk bisa merefleksikan sejarah masyarakat Australia yang lekat dengan budaya Kristen-Eropa,” kata mantan anggota partai populis One Nation Party itu.

“Mereka yang datang ke Australia harus bisa berasimilasi dan berintegrasi. Keragaman etnokultur telah meningkat hingga pada level berbahaya di daerah pinggiran kota-kota.”

Pernyataan Anning itu memicu reaksi keras dari seluruh sisi politik bahkan warga Australia. Perdana Menteri Malcolm Turnbull menegaskan bahwa Australia adalah negara dengan masyarakat multikultural paling sukses di dunia.

“Jadi kami menolak, kami mengutuk rasisme dalam bentuk apa pun, dan pernyataan Senator Anning ditolak oleh kita semua,” katanya.

Pemimpin Partai Buruh Bill Shorten menyebut pidato Anning itu sebagai “titik terendah” bagi parlemen Negeri Kanguru.

“Hampir tidak ada sekelompok Australia yang tidak tersinggung dengan pernyataannya kecuali Anda merupakan anggota Ku Klux Klan,” ucap senator independen Derryn Hinch seperti dikutip AFP. (wol/data2)

Check Also

Rival Obama di Pilpres, John McCain Wafat

Waspada.co.id – Senator Partai Republik Amerika Serikat John McCain meninggal dunia di usia 81 tahun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: