Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Polisi dan Kejaksaan bisa ambil alih peran KPK
foto: istimewa

Polisi dan Kejaksaan bisa ambil alih peran KPK

JAKARTA, WOL – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, yakin Kepolisian dan Kejaksaan kini bisa mengambil alih peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Soalnya, KPK kini sedang dalam kondisi yang lemah.

“Mengambil peran KPK agar Polisi dan Kejaksaan menjadi lebih kuat. Ini momentum untuk mengambil peran,” kata Mahfud kepada wartawan di kedung KPK, Jakarta, Kamis (9/4).

Mahfud berkeyakinan kedua instansi penegak hukum itu dapat melaksanakan peran KPK. Dengan kondisi KPK yang sedang lemah, Kepolisian dan Kejaksaan mempunyai kesempatan untuk bisa bekerja lebih baik.

“Saya yakin Polisi dan Kejaksaan bisa mengambil alih karena banyak aparatnya, dan mudah-mudahan situasi ini mendorong untuk Polisi dan Kejaksaan lebih baik,” ujar dia.

Usai kalah dalam praperadilan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan, KPK cukup banyak mendapat pukulan. Salah satunya adalah dinonaktifkannya dua orang pimpinannya, yakni Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Sebagai gantinya, Presiden Joko Widodo menunjuk tiga orang pelaksana tugas, yakni Taufiequrrachman Ruki, Johan Budi serta Indriyanto Seno Adji.

Tidak hanya itu, sejumlah tersangka kasus korupsi mengikuti jejak Budi Gunawan yang mengajukan praperadilan. Mereka, antara lain adalah, Hadi Poernomo, Suroso Atmo Martoyo, Ilham Arief Sirajuddin, Sutan Bhatoegana, Jero Wacik serta Suryadharma Ali. (viva/data1)

Check Also

Humas KPK: Tidak Ada OTT di Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: