Home / Warta / Politik / Pimpinan MPR Minta Jokowi Tetapkan Gempa di Lombok Jadi Bencana Nasional
(Foto: BNPB)

Pimpinan MPR Minta Jokowi Tetapkan Gempa di Lombok Jadi Bencana Nasional

agregasi

 

 

 

JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi bencana nasional.

Status suatu daerah yang mengalami bencana alam dan dapat dikatakan sebagai bencana nasional tercantum dalam UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana Pasal 7 Ayat 2. Indikatornya meliputi jumlah korban, kerugian harta benda, kerusakan prasarana dan sarana, cakupan luas wilayah yang terkena bencana, dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.

Menurut Hidayat, indikator-indikator itu sudah bisa mengkategorikan gempa bumi di Lombok untuk ditetapkan menjadi bencana nasional.

“Kalau melihat dari eskalasi korban, banyaknya korban, luasnya daerah dan kemudian kondisi masyarakat di sana, itu jelas memenuhi kriteria untuk dijadikan sebagai bencana nasional,” ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Menurut Hidayat, kondisi psikologis masyarakat Lombok sangat terganggu dengan seringnya terjadi gempa. Bahkan, masyarakat, kata Hidayat sering dibayang-bayangi atau halusinasi guncangan gempa.

Foto: BNPB

“Kita tidak tahu kapan akan selesainya tapi yang jelas warga di sana menderita dan banyak dari mereka mengeluhkan tidak lagi bisa membedakan apakah ini halusinasi atau nyata begitu, ada benda jatuh saja mereka sudah ketakutan. Itu kondisi psikologis yang amat mengerikan,” jelas Hidayat.

Untuk itulah, Hidayat berharap agar Presiden Jokowi segera menetapkan gempa bumi di Lombok menjadi bencana nasional.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid. Menurut Sodik, dengan ditetapkan sebagai bencana nasional, pemerintah dapat maksimal dalam melakukan penanganan pasca bencana, salah satunya yakni adanya dana yang lebih besar dari pos Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Pengerahan segala sumberdaya termasuk dana yang lebih besar dan pintu bagi bantuan termasuk dari lembaga-lembaga international,” tutur Sodik.

Diketahui gempa Bumi dengan kekuatan 6,9 SR-sebelumnya disebut 7 SR oleh BMKG-mengguncang Lombok Timur, NTB. Sebelumnya, Pulau Lombok juga diguncang gempa bumi berkekuatan 6,5 SR, Minggu Pukul 12.10 Wita, yang mengakibatkan warga Kota Mataram panik dan berhamburan keluar rumah.

Puluhan gempa susulan terus terjadi pascagempa 6,9 skala Richter (SR) yang terjadi di Lombok Timur sekira Pukul 21.56 WIB, Minggu 19 Agustus 2018.

Check Also

Begini Cara Jokowi Hibur Anak-Anak Korban Gempa Lombok

  JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi)menghibur para anak terdampak gempa Lombok di tenda pengungsian ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: