Home / Warta / Teknologi / Pernah Sukses Pada Masanya, Tujuh Perusahaan Ini Kalah bersaing
Foto: Istimewa

Pernah Sukses Pada Masanya, Tujuh Perusahaan Ini Kalah bersaing

Waspada.co.id – Di zaman sekarang ini, banyak sekali perusahaan besar yang telah menguasai dunia. Baik itu perusahaan yang bergerak di bidang keuangan, ritel, maupun teknologi.

Namun, di balik kesuksesan perusahaan tersebut, pasti akan mengalami kegagalan juga. Karena dalam dunia ekonomi, bisa dibilang tidak mungkin ada suatu perusahaan yang akan selalu sukses selamanya.

Nah, kamu pasti ingin tahu kan siapa saja perusahaan yang dulunya berjaya tersebut, namun sekarang malah menghilang? Berikut ini adalah 7 Perusahaan Dunia yang Dulu Pernah Menguasai Dunia Namun Sekarang Malah Menghilang. Disimak ya!

7 Perusahaan Dunia yang Dulu Pernah Menguasai Dunia Namun Sekarang Malah Menghilang
1. Compaq


Mulai di abad ke-21, perusahaan Compaq telah menyumbang sekitar 20% dari penjualan pc atau personal computer di Amerika Serikat. Pada 2001, sebuah perusahaan konsultan merek yang bernama Interbrand, telah memasukkan Compaq ke dalam 24 merek paling berharga di dunia.

Kemudian pada September 2001, perusahaan Hawled Packard atau yang sering disebut HP membeli saham Compaq senilai USD25 juta. Mereka pun secara bersama-sama untuk memproduksi PC atau laptop untuk pasar dunia. Namun, isu-isu manajemen dan dasar pc yang menyusut menyebabkan penjualan dari Compaq semakin menurun.

Nah pada Mei 2013, HP mengumumkan memberhentikan secara bertahap label Compaq-HP. Dan hingga saat ini HP tidak lagi menjual komputer Compaq. Hayo, siapa yang dulu pernah pake laptop atau PC dari Compaq? Atau Kamu masih memakainya sekarang?

2. Washington Mutual


Sebuah bank simpan pinjam di Amerika Serikat yang bernama Washington Mutual, berkembang secara pesat ketika di bawah kepemimpinan CEO Kerry Killinger pada 1990-an. Pada masanya, bank ini mulai memperoleh banyak lembaga keuangan dengan skala lebih kecil hingga perusahaan ini beroperasi selama 2 dekade.

Perusahaan ini juga telah memfokuskan diri pada merek dan memasarkan perusahaan mereka sendiri dengan sebutan WaMu sebagai kampanye iklan yang populer di Amerika Serikat. Dalam setiap iklannya, WaMu sering mengolok-olok bank lain yang dinilai elitis dan hemat.

Sayangnya, pada saat krisis keuangan melanda Amerika Serikat, perusahaan ini justu yang mengalami kerugian terbesar dalam sejarah negara Amerika Serikat. Dan kemudian perusahaan ini dibeli oleh JPMorgan Chase & Co.

3. Sony Ericsson


Sony Ericsson merupakan perusahaan patungan antara Sony Corp dengan perusahaan telekomunikasi Swedia Ericsson yang secara resmi berdiri pada 2001.

Pada tahun yang sama juga perusahaan ini dengan cepat berada di peringkat ke-36 dalam The Most Famous Brand In The World versi Interbrand. Sony Erricsson ini dikenal dunia karena telah memproduksi smartphone yang revolusioner pada masanya.

Namun, dengan munculnya merk smartphone lainnya seperti Nokia dan Apple, dengan perlahan nama Sony Ericsson menjadi hilang. Akhirnya, pada Oktober 2011, Sony membeli saham dari Ericsson pada kerja sama tersebut.

4. Saab


Saab merupakan salah satu brand otomotif Eropa yang cukup populer sampai bertahun-tahun. Bahkan Saab telah sukses memasarkan mobilnya di Amerika pada dekade 1990-an.

Namun, Saab mengalami penurunan penjualan mobilnya pada tahun 2000-an dibanding dengan pabrikan lainnya. General Motors Co yang telah memiliki setengah dari perusahaan tersebut, membeli sisa saham pada tahun 2000.

Pada tahun 2011 Saab telah mengatakan kepada pemasok dan pekerja bahwa mereka tidak mampu lagi membayar gaji mereka. Bahkan pada tahun yang sama, Saab telah mengajukan kebangkrutannya. Padahal tahun 2007 Saab merupakan salah satu dari 65 merek yang paling berharga di dunia.

5. Wachovia


Pada 2006, perusahaan Wachovia yang merupakan penyedia jasa keuangan memiliki 20 juta konsumen retail, broker, dan perusahaan yang berbasis di North Carolina menjadi perusahaan ke-54 yang dinilai sebagai perusahaan paling berharga di dunia versi Brandz. Walaupun Wachovia melorot ke posisi 67 pada 2008.

Nah, pada saat itu juga menjadi bank yang memiliki aset terbesar ke-4 di Amerika Serikat. Namun di tahun yang sama juga, krisis keuangan dan krisis perumahan membalut bank tersebut secara serius karena praktik pinjaman terlalu agresif, yang menjadikan pendapatan bank ini anjlok. Sehingga pada tanggal 1 Januari 2009, Wells Fargo Co telah membeli Wachovia senilai USD15,1 miliar.

6. Cingular Wireless


Cingular Wireless yang merupakan perusahaan komunikasi wireless Amerika Serikat ini didirikan pada tahun 2000 sebagai perusahaan patungan antara SBC dan Bellshot.

Mereka berdua dengan cepat menjadi merek alat rumah tangga ternama di Amerika Serikat. Bahkan pada 2007, Cingular telah bernilai USD9,2 miliar. Namun, beberapa merger yang melibatkan perusahaan induk Cingular mengalami kerumitan dalam identitas mereknya.

Kemudian pada 2005, SBC membeli perusahaan telekomunikasi AT&T dan mulai mengadopsi nama perusahaan tersebut. AT&T ini kemudian bergabung dengan Bellshot dan memasukkan warna orange khas Cingular ke dalam iklannya.

7. Blackberry


Perusahaan yang terakhir adalah Blackberry. Siapa yang tidak kenal dengan Blackberry? Sebuah perusahaan teknologi asal Kanada yang telah menciptakan smartphone yang fenomenal pada masanya.

Tak hanya smartphonenya, Blackberry ini juga dikenal karena memiliki aplikasi pesan instant yang bernama Blackberry Messenger yang pada saat itu hanya tersedia eksklusif di smartphone Blackberry. Namun sejak hadirnya smartphone Apple dan Android seperti Samsung, membuat penjualan smartphone Blackberry mengalami penurunan.

Dan juga keadaan tersebut makin diperparah pada saat Blackberry membuat aplikasi Blackberry Messenger-nya ke dalam OS Android dan juga IOS. Sehingga membuat para konsumen pun beralih ke merek smartphone lainnya seperti Apple ataupun Samsung.

Itu dia 7 Perusahaan Dunia yang Dulu Pernah Menguasai Dunia Namun Sekarang Malah Menghilang. Ngeri juga kan, ada perusahaan yang menghilang karena mengalami penurunan pendapatan dan ada juga yang memiliki sistem manajemen yang buruk. Semoga tulisan di atas dapat menambah wawasan Kamu. Kalau ada masukan dan saran boleh tulis di kolom komentar ya! (jalantikus.com/dv)

Check Also

Produsen Smartphone Jadul Bangkit Kembali

WOL – Produsen smartphone yang pernah berjaya di masa lalu dengan ponsel-ponsel jadulnya seperti Nokia, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: