Breaking News
Home / Warta / Politik / Perintah Kapolri: Personil Dilarang Dokumentasi Hasil Perhitungan Suara
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (Foto: Antara)

Perintah Kapolri: Personil Dilarang Dokumentasi Hasil Perhitungan Suara

JAKARTA, Waspada.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengamanan ekstra di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pencoblosan Pilkada 27 Juni 2018. Namun, jajarannya dilarang keras untuk mencatat dan mendokumentasikan hasil pemungutan suara.

Perintah itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri No STR/404/VI/OPS.1.3./2018 tanggal 22 Juni 2018. Dalam TR yang ditandatangi oleh Asisten Operasi Kapolri Irjen Deden Juhara ini, Kapolri memberikan beberapa poin penting untuk jajarannya.

Tito juga meminta jajarannya untuk selalu berkoordinasi dengan Linmas, RT/RW dan masyarakat setempat yang terlibat dalam Pilkada. Koordinasi itu untuk memastikan proses pencoblosan hingga pemungutan suara berjalan aman dan lancar.

“Petugas Polri dilarang untuk masuk ke TPS dan Petugas Polri dilarang untuk mencatat dan mendokumentasikan hasil penghitungan suara,” kata Tito dalam surat telegram tersebut.

Selain itu, Tito juga meminta jajarannya yang ditempatkan di TPS untuk tidak memprovokasi atau mengintimidasi para pemilih untuk memilih calon tertentu. TR ini berlaku untuk seluruh jajaran yang wilayahnya menggelar Pilkada Serentak 2018. (inilah/ags/data2)

Check Also

Lawan Fitnah Asia Sentinel, Demokrat Minta Jokowi Lindungi SBY

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief meminta Presiden Joko Widodo tidak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: