Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Perantara Suap Hakim Tipikor Medan Merry Purba Ditahan KPK
Istimewa

Perantara Suap Hakim Tipikor Medan Merry Purba Ditahan KPK

agregasi

 

JAKARTA -‎ Orang kepercayaan pengusaha Tamin Sukardi, Hadi Setiawan (HS) yang dipercaya untuk mengantarkan uang suap untuk hakim Tipikor PN Medan Merry Purba, langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan intensif.

“‎(HS) ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di belakang Gedung Merah Putih,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (4/9/2018).

Merry Purba

Hadi Setiawan sempat diburu KPK setelah lolos saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Medan, beberapa waktu lalu. Namun, setelah seminggu ‎berlalu, Hadi menyerahkan diri dengan diantar istirinya di sebuah hotel di Sidoarjo, pada hari ini.

“Yang bersangkutan telah menyerahkan diri di Surabaya (Sidorajo)‎,” terang Febri.

Febri menjelaskan, awalnya Hadi Setiawan diduga sedang berada di Bali saat tim satgas menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Medan. Hadi pun lolos dalam sergapan KPK karena sedang berada di Bali.

KPK pun melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburu ke‎beradaan Hadi Setiawan. Sebab, Hadi sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan putusan perkara tipikor pada PN Medan oleh KPK.

“KPK juga melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap yang bersangkutan sebagai tersangka untuk 6 bulan ke depan,” sambung Febri.

Setelah dilakukan himbauan serta pencegahan ke luar negeri, KPK mendapat informasi bahwa Hadi Setiawan ‎akan menyerahkan diri di Lobby Hotel Sun City, Sidoarjo, pada hari ini, Selasa (4/9/2018).

“Selasa, 4 September sekitar pukul 09.45 WIB, tersangka HS (Hadi Setiawan) diantar oleh Istri dan beberapa anggota keluarganya ‎di lobby hotel,” imbuh Febri.

Penyidik KPK pun secara resmi melakukan penangkapan dibarengi turunan surat perintah penangkapan kepada istri Hadi Setiawan. Surat tersebut sebagai pemenuhan hak Hadi Setiawan sebagai tersangka.

“Kemudian HS dibawa penyidik langsung ke bandara Juanda dan diterbangkan ke jakarta,” katanya.

KPK sendiri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan putusan perkara di Pengadilan Tipikor Medan. Keempatnya yakni, Hakim Adhoc Tipikor Medan, Merry Purba; pengusaha ‎Tamin Sukardi; panitera pengganti Elpandi; dan orang kepercayaan Tamin, Hadi Setiawan.

Diduga, Merry Purba menerima suap sebesar 280 Dolar Singapura dari pengusaha Tamin Sukardi dalam dua kali tahapan.‎ Pemberian suap dilakukan melalui perantara yakni antara Panitera Pengganti Helpandi dengan orang kepercayaan Tamin, Hadi Setiawan.

Pemberian suap itu diduga untuk mempengaruhi putusan perkara tipikor nomor perkara 33/Pid.sus/TPk/2018/PN.Mdn dengan terdakwa pengusaha Tamin Sukardi.

Di mana, dalam putusan majelis hakim yang dibacakan pada 27 Agustus 2018, Tamin Sukardi divonis pidana enam tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan serta uang pengganti Rp132 miliar.

Dalam putusan tersebut, Hakim Merry Purba menyatakan Dissenting Opinion (DO) alias perbedaan pandangan.‎ Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 10 tahun pidana penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan dan uang pengganti Rp132 miliar. ‎‎

Sebagai pihak yang diduga menerima, Merry Purba dan Helpandi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, Tamin Sukardi dan Hadi disangkakan melanggar Pasal 6 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 (1) a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Check Also

Setnov Masih Tempati Sel Mewah, Ini Kata Dirjen PAS

JAKARTA, Waspada.co.id – Lapas Sukamiskin kembali menjadi sorotan setelah Ombudsman RI menemukan dugaan fasilitas ‘mewah’ ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: