Newsticker
WOL / Warta / Mancanegara / Penembakan di Dekat Istana Kepresidenan Prancis Sengaja Menargetkan Polisi
Polisi menutup ruas jalan utama menuju Istana Kepresidenan Prancis (Foto: Christian Hartmann/Reuters)
Polisi menutup ruas jalan utama menuju Istana Kepresidenan Prancis (Foto: Christian Hartmann/Reuters)

Penembakan di Dekat Istana Kepresidenan Prancis Sengaja Menargetkan Polisi

agregasi
agregasi

 

PARIS – Seorang polisi tewas dan dua petugas lainnya luka-luka dalam insiden penembakan yang terjadi di dekat Istana Kepresidenan Prancis, Champ-Elysee. Insiden tersebut terjadi pada Kamis 20 April 2017 malam waktu setempat di ruas jalan utama menuju istana yang dipadati dengan pertokoan.

Saksi mata menuturkan, seorang pria tiba-tiba melepaskan tembakan dengan menggunakan senapan mesin sesaat setelah keluar dari mobilnya. Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Salah satunya tewas ditembak oleh polisi. Sempat terjadi penembakan di lokasi lain di dekat tempat kejadian perkara.

Diwartakan Reuters, Jumat (21/4/2017), juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis Pierre-Henry Brandet menerangkan, terlalu dini untuk menganggap motif penembakan sebagai serangan teror. Namun, terlihat jelas petugas kepolisian menjadi target serangan tersebut.

Kendati demikian, Badan Antiterorisme Prancis tetap membuka penyelidikan terhadap kemungkinan serangan teror. Tiga orang sumber dari pihak kepolisian menyatakan, penembakan tersebut bisa saja merupakan percobaan perampokan bersenjata.

Istana Kepresidenan Champ-Elysee langsung ditutup untuk sementara waktu. Polisi juga mengimbau agar warga segera menjauh dari tempat kejadian perkara. Helikopter kepolisian terlihat terbang di sekitar area Paris untuk mencari terduga pelaku lainnya yang melarikan diri.

Penembakan tersebut terjadi hanya beberapa hari menjelang pemilihan presiden (Pilpres) Prancis pada Minggu 23 April mendatang. Prancis sendiri dalam dua tahun terakhir mengalami beberapa serangan teror, seperti teror Paris pada 13 November 2015, dan teror truk di Nice pada 14 Juli 2016.

Baca Juga

WOL Photo/Ega Ibra

Kapoldasu: Ada Potensi Aksi Teror di Sumut

MEDAN, WOL – Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, mengakui aksi terorisme berpotensi di ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.