Newsticker
WOL / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Pelatihan Hidroponik Terintegrasi, Gus Irawan Komit Sejahterakan Sumut
Gus Irawan Pasaribu saat memaparkan program kebun hidroponik seluas 1.500 meter persegi yang ada di Sei Mencirim dalam acara Halal Bihalal dengan para stakeholder, akhir pekan lalu. (WOL Photo/Ist)
Gus Irawan Pasaribu saat memaparkan program kebun hidroponik seluas 1.500 meter persegi yang ada di Sei Mencirim dalam acara Halal Bihalal dengan para stakeholder, akhir pekan lalu. (WOL Photo/Ist)

Pelatihan Hidroponik Terintegrasi, Gus Irawan Komit Sejahterakan Sumut

MEDAN, WOL – Masih banyaknya warga yang taraf kehidupannya di bawah rata-rata mendorong anggota DPR RI Dapil Sumatera Utara (Sumut) Gus Irawan Pasaribu berkeinginan untuk meningkatkan kesejahteraan   masyarakat Sumatera Utara (Sumut).

Keinginan tersebut coba diwujudkan Gus Irawan Pasaribu dengan membangun pusat pelatihan pertanian hidroponik dan budidaya ikan mas yang bernama Pusat Kebun Hidroponik Hidrotani Sejahtera Padepokan  Garudayaksa yang  berada di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Gus Irawan Pasaribu mengatakan, pembangunan pusat pelatihan ini diawali dengan keprihatinan dirinya melihat masih banyak produk pertanian, seperti sayur mayur, yang harus diimpor dari negara lain.

“Sayur kita masih ada yang  diimpor dari Singapura. Saya sampai tidak percaya melihat kenyataan ini. Bagaimana mungkin kita bisa sampai mengimpor dari Singapura, padahal kita memiliki tanah yang subur dan juga punya potensi untuk mengembangkannya,” ujar Gus saat memberikan sambutan dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Gus Irawan Pasaribu yang dilakukan di Pusat Kebun Hidroponik Hidrotani Sejahtera Padepokan  Garudayaksa, Sabtu (15/7) kemarin.

Acara ini dihadiri ribuan warga, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, kader Partai Gerindra dan partai lainnya. Dalam acara tersebut, Gus Irawan Pasaribu mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Gus melanjutkan, disisi lain, banyak warga, yang ingin meningkatkan kesejahteraannya, namun mereka memiliki kelemahan dalam hal ketrampilan, finansial dan akses untuk menembus pasar.

“Hal ini yang sejak dua tahun terakhir mendorong saya untuk membangun pusat pelatihan ini, dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat,” ujar Ketua Komisi VII DPR bidang energi dan lingkungan ini.

Gus mengatakan, pengembangan padepokan ini mendapat dukungan  dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sistem hidroponik dipilih karena dipandang mampu menghasilkan tanaman sayur yang sehat, hiegenis, segar dan bebas pestisida.  Pada lahan seluas 1,2 hektar ini telah berdiri bangunan untuk pelatihan,  green house untuk kebun hidroponik dan juga kolam ikan emas.

Dan untuk pelatihan ini, pihaknya menyiapkan tenaga ahli di bidang perikanan dan tanaman hidroponik. Gus Irawan Pasaribu mengatakan, pihaknya mengajak warga sekitar lokasi dan juga masyarakat luas untuk belajar tentang pengembangan sayuran hidroponik dan budidaya ikan mas di padepokan tersebut.

“Jika warga sudah bisa menguasai keterampilan ini dan ingin  di rumah masing-masing, kami juga akan mendukung penuh dengan menyediakan pendampingan, bibit, peralatan yang dibutuhkan dan lainnya,” jelasnya.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumut ini juga siap membantu warga yang ingin mengembangkan pertanian hidroponik atau budidaya ikan, namun terkendala dalam hal akses keuangan.

“Kita sudah memiliki koperasi simpan pinjam yang bernama Koperasi Gerakan Usaha Sejahtera Mandiri Simpan Pinjam. Melalui koperasi ini, maka kendala dalam hal keuangan tersebut dapat teratasi,” tegasnya.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra di DPR ini juga mengatakan, saat kebun hidroponik atau budidaya ikan milik warga sudah panen, maka Pusat Kebun Hidroponik Hidrotani Sejahtera Padepokan Garudayaksa siap untuk menampung hasil panen tersebut dan memfasilitasi pemasaran produk hidroponik dan budidaya ikan tersebut. Saat ini, sayuran yang dihasilkan di antaranya bayam hijau, bayam merah, caisim, pakchoy, kangkung dan masih banyak lagi.

Gus Irawan mengatakan, keberadaan pusat pelatihan yang terintegrasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk belajar dan meningkatkan kemampuannya sehingga akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

“Kita sudah bekerjasama dengan berbagai supermarket terkemuka di Medan. Dan hingga saat ini, kita belum mampu sepenuhnya memenuhi permintaan mereka. Ini menjadi peluang yang sangat baik bagi masyarakat untuk terjun ke bidang ini,” jelasnya.

Gus mengatakan, melalui padepokan ini dirinya berharap dapat melakukan pemberdayaan masyarakat dengan tujuan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

“Sumut memiliki potensi yang sangat besar. Dan ini menjadi perhatian saya, bagaimana memanfaatkan potensi itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (wol/ags/min)

Editor: Agus Utama

Baca Juga

WOL Photo

NasDem Jagokan Erry, PKB dan PKPI Nyatakan Dukungan

MEDAN, WOL – Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 semakin dekat. Beberapa ketua partai di ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.