_
Home / Warta / Mancanegara / Pejabat Kemendag AS Korban Bom Sri Lanka Meninggal
Polisi dan tentara Sri Lanka di lokasi serangan teror bom (AFP) foto inset: Chelsea Decaminada (Colombo Gazette)

Pejabat Kemendag AS Korban Bom Sri Lanka Meninggal

KOLOMBO, Waspada.co.id – Seorang pejabat Kementerian Perdagangan Amerika Serikat, Chelsea Decaminada, yang sempat kritis karena menjadi korban teror bom di Sri Lanka dilaporkan meninggal pada Rabu (8/5) kemarin. Dia mengembuskan napas terakhir di unit perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Singapura.

Dilansir AFP, Kamis (9/5), kabar duka itu disampaikan oleh Duta Besar Amerika Serikat di Kolombo, Alaina Teplitz. Kondisi ini membuat jumlah korban meninggal dalam serangan itu bertambah menjadi 258 orang.

“Kami turut berduka cita kepada Chelsea dan mereka yang meninggal serta cedera, dan terus membantu Sri Lanka dan berharap seluruh dunia bersatu menghadapi terorisme,” kata Teplitz.

Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross, menyatakan turut berduka cita karena salah satu anak buahnya turut menjadi korban meninggal dalam kejadian itu.

“Kita harus terus memerangi terorisme di seluruh dunia,” kata Ross.

Decaminada yang merupakan lulusan Universitas Duke bekerja di Kemendag AS dan sedang ditugaskan di Sri Lanka. Saat kejadian, dia sedang berada di salah satu lokasi serangan bom, yakni Hotel Shangri-La.

Saat itu Decaminada terluka parah dan kemudian dibawa ke Singapura. Namun, dia tidak bisa melewati masa kritis dan mengembuskan napas terakhir.

Pemerintah Sri Lanka menyatakan seluruh tersangka dan pelaku teror bom pada Hari Paskah 21 April lalu, yang menargetkan tiga gereja beserta hotel berhasil ditangkap atau meninggal.

Pelaksana Tugas Kepala Kepolisian Sri Lanka, Chandana Wickramaratne, menyatakan aparat juga berhasil menyita sejumlah bahan-bahan pembuat bom dari para tersangka. Diduga para terduga akan menggunakannya untuk menggelar serangan teror lanjutan.

Akibat perbuatan para teroris, sekitar 500 orang luka-luka.

Pemerintah Sri Lanka sudah menyatakan kelompok Jemaah Tauhid Nasional (NTJ) dan Jemaah Agama Ibrahim (JMI) sebagai organisasi terlarang. Pemimpinnya, Zahra Hashim, diduga adalah otak serangan teror yang tewas dalam serangan di Hotel Shangri-La.

Akan tetapi, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), mengklaim bertanggung jawab atas perbuatan keji itu.

Aparat menduga serangan itu sudah direncanakan selama bertahun-tahun. (cnn/data2)

Check Also

Pejabat AS Tuduh China Tahan Jutaan Warga Muslim di Kamp Konsentrasi

WASHINGTON, Waspada.co.id – Amerika Serikat (AS) pada Jumat menuduh China menempatkan lebih dari satu juta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: