_
Home / Warta / Politik / PDIP: Rakyat Tak Termakan Politik Hitam
Hasto Kristiyanto. (Foto: Harits/Okezone)

PDIP: Rakyat Tak Termakan Politik Hitam

JAKARTA, Waspada.co.id – Sekretaris PDIP yang juga Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyatakan hasil hitung cepat (quick count) membuktikan rakyat tidak termakan oleh hoaks dan fitnah yang dialamatkan kepada Jokowi-Ma’ruf selama kampanye Pilpres 2019.

Hal itu menanggapi hasil hitung cepat yang masih menempatkan Jokowi-Ma’ruf masih unggul dari paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Quick Count Kompas menempatkan Jokowi-Ma’ruf unggul 54,81 persen dan Prabowo-Sandiaga 45,19 persen, sementara exit poll LSI Denny JA menempatkan 56 persen dan Prabowo 43 persen.

“Rakyat tidak termakan oleh berbagai politik hitam, berbagai hoaks, dan fitnah meskipun ini sempat menggetarkan alam politik di Indonesia,” ujar Hasto di Kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Kebagusan, Jakarta, Rabu (17/4).

Hasto menuturkan kekuatan politik yang sebenarnya bukan lewat kampanye hitam, hoaks, atau fitnah. Ia berkata kekuatan politik berasal dari dukungan rakyat.

Hasto mengaku pihaknya mengapresiasi seluruh rakyat Indonesia, aparat penegak hukum, dan penyelenggara pemilu yang telah membuat pemilu berjalan lancar. Sebab, ia sempat khawatir ada pihak-pihak yang mencoba memprovokasi rakyat.

“Ternyata rakyat menjadi benteng kultural terbaik. Ternyata rakyat menjadi benteng dari kebaikan yang membawa politik Indonesia pada watak peradaban untuk Indonesia raya kita,” ujarnya.

Terkait dengan hasil survei, Hasto kembali menyampaikan berterima kasih kepada rakyat. Sebab, ia melihat hasil survei sejumlah lembaga independen memperlihatkan suasana kebatinan rakyat semakin memberikan dukungan bagi Jokowi-Ma’ruf.

“Pada akhirnya kekuatan politik yang sebenarnya itulah yang menjadi benteng terbaik bahwa politik itu suci putih berdedikasi bagi bangsa dan negara,” ujar Hasto.

Di sisi lain, Sekjen PDIP ini menyampaikan hasil hitung cepat Pilpres 2019 semakin memperkuat parpol Koalisi Indonesia Kerja, yakni PDIP, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, PKPI, Perindo, Hanura, PSI, dan PBB. Ia berkata koalisi mengedepankan semangat persatuan, persahabatan, persaudaraan.

“Kami selalu diingatkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa pemilu hanya alat untuk mencari pemimpin pemilu, bukan sebuah wahana untuk berkontestasi dengan segala cara,” ujarnya. (cnnindonesia/ags/data2)

Check Also

PAN Pilih Oposisi Kawal Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin

JAKARTA – Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay menyatakan, partainya akan mengambil langkah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.