_
Home / Warta / Mancanegara / PBB & G7 Galang Dana untuk Tangani Kebakaran Hutan Amazon, Presiden Brazil Malah Berang
Foto yang dikeluarkan Greenpeace Brasil memperlihatkan asap membubung dari api di hutan Amazon di Novo Progresso, negara bagian Para, Brasil, Jumat (23/8). (EPA-EFE/Greenpeace Brazil)

PBB & G7 Galang Dana untuk Tangani Kebakaran Hutan Amazon, Presiden Brazil Malah Berang

PARIS, Waspada.co.id – Sejumlah kebakaran kembali terlihat berkobar di wilayah luas Rondania, Jumat (23/8). Timbul kepulan asap besar ke udara. Dari laporan di atas pesawat, kondisi dan jarak pandang sangat pendek oleh kepulan asap.

Terlihat banyak area yang terbakar di wilayah Rondonia. Beberapa penduduk mengatakan, terdapat seperti awan bercahaya yang menggantung di atas kota berpenduduk setengah juta orang itu.

Operasi militer Brasil ini terjadi setelah kritik internasional meluas terhadap penanganan krisis di negara pemimpin sayap kanan itu. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sempat menyampaikan keprihatinan mereka.

Keduanya juga menyerukan komunitas internasional untuk membantu. Sayangnya, seruan tersebut malah dianggap sebagai campur tangan oleh Bolsonaro. Padahal, sebelumnya, Bolsonaro mengatakan, Brasil tidak punya sumber daya melakukan pemadaman api.

Peristiwa itu menarik perhatian dunia dan membuat Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, diberondong cemoohan karena dianggap tidak mampu bertanggung jawab.

Setidaknya Pemerintah Inggris menyatakan bakal menyumbang GBP10 juta (sekitar Rp174,5 miliar) untuk membantu penanganan kebakaran dan memulihkan kondisi hutan Amazon di Brasil.

“Dalam sepekan ini kita melihat hutan tropis Amazon terbakar, dan kita tidak bisa mengelak dari kenyataan turut merusak alam,” kata Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G7 di Biarritz, Perancis, seperti dilansir AFP, Senin (26/8).

Menurut Johnson, peristiwa ini seharusnya menjadi cambuk supaya masyarakat dunia ikut turun tangan menangani permasalahan lingkungan.

“Kita tidak bisa menghentikan perubahan iklim tanpa melindungi lingkungan, dan kita tidak bisa mengembalikan kondisi alam tanpa menangkal perubahan iklim,” ujar Johnson.

Pengumpulan sumbangan itu digagas oleh Presiden Perancis, Emmanuel Macron, di sela-sela KTT G7. Dia menyatakan bakal membantu negara-negara yang mengalami kebakaran hutan dan lahan.

Akan tetapi, langkah Macron memasukkan pembahasan kebakaran hutan Amazon malah membuat Bolsonaro murka. Bolsonaro beralasan menolak campur tangan asing dan menganggap langkah Macron sebagai bentuk warisan mental penjajah.

Sekitar 60 persen hutan tropis Amazon memang berada di Brasil. Sisanya masuk ke dalam wilayah Bolivia, Kolombia, Ekuador, Guyana, Guyana Perancis, Peru, Suriname dan Venezuela.

适适

Presiden Bolivia Evo Morales mengaku akan menerima bantuan internasional untuk memerangi kebakaran hutan yang mengamuk di bagian tenggara negara itu serta menangguhkan kampanye pilpresnya demi menangani krisis. (cnn/data2)

Check Also

Kualitas Udara Memburuk, Malaysia Mau Bikin Hujan Buatan Halau Asap dari Indonesia

KUALA LUMPUR, Waspada.co.id – Malaysia berencana membuat hujan buatan menyusul kabut asap kebakaran hutan dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.