_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Pasokan Menipis, Harga Cabai Merah Melonjak
WOL Photo/Eko kurniawan

Pasokan Menipis, Harga Cabai Merah Melonjak

MEDAN, Waspada.co.id – Pasokan ke pedagang menipis, harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan kembali mahal atau di kisaran Rp85-90 ribu/kilogram.

Kondisi harga cabai merah yang bertahan mahal dikhawatirkan akan menyebabkan Sumatera Utara mengalami inflasi pada Juni ini.

Disampaikan Ketua Tim Pemantau harga di Sumut, Gunawan Benjamin, bahwa harga cabai merah yang mengalami kenaikan pada hari ini diakibatkan oleh minimnya pasokan di pasar.

“Di antaranya pasokan dari Berastagi terbilang sangat minim. Ditambah lagi pasokan dari pulau Jawa juga tidak ada. Hal inilah yang memicu kenaikan pada harga cabai merah,” tuturnya, Kamis (27/6).

Langkanya pasokan ini, akibat dari gangguan tanaman di tingkat petani. Karena ada gangguan, akhirnya petani memanen cabainya lebih cepat atau dikenal dengan istilah cabai hijau. Alhasil cabai hijau ini membuat cabai merah tidak tersedia.

“Alasan memanen cabai hijau juga dikarenakan oleh harga yang kompetitif ditambah ada masalah tanaman yang mengganggu panen. Memang pasokan cabai merah bukan hanya dari Berastagi saja, tetapi dari Simalungun, Solok, Aceh, Serdang Bedagai, Deliserdang dan lainnya. Tetapi yang bermasalah hanya di Karo,” jelasnya.

“Dan masalah suplai yang terganggu ini tidak bisa di atasi dengan cara instan. Sebaiknya pemerintah memantau langsung gangguan tanam serta memberikan bantuan solusi di tingkat petani,” tandasnya.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

TPID Komit Kembalikan Harga Pangan Terutama Cabai

MEDAN, Waspada.co.id – Sebagai penyumbang terbesar bagi inflasi Sumut sejak Maret-Juli 2019, Tim Pengendali Inflasi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.