Home / Warta / Politik / Partai Golkar Terancam Jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan. (ist)

Partai Golkar Terancam Jadi Tersangka, Ini Penjelasan KPK

JAKARTA, Waspada.co.id – Setelah menjadikan sejumlah elit Partai Golkar sebagai tersangka, KPK tak menutup kemungkinan menjadikan Partai Golkar sebagai tersangka. Asalkan, ada bukti kuat aliran uang korupsi mengalir untuk kegiatan partai.

“Kalau itu bisa kita buktikan itu bisa (ada dugaan aliran suap PLTU Riau-1), tapi sampai sekarang belum,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Senin (3/9).

Penetapan tersangka kepada Partai Golkar sebagai yang merupakan sebuah organisasi berbadan hukum bisa dilakukan merujuk pada Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Tindak Pidana oleh Korporasi.

Di kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1, uang suap yang diterima mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengalir ke Golkar saat menggelar acara Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada pertengahan Desember 2017 lalu.

Sampe sekarang belum ada pembuktian itu dipakai atau tidak. Itu masih dalam pengembangan,” ujarnya.

Eni mengaku sebagian uang Rp2 miliar yang diterima dirinya dari pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited Johannes B Kotjo, digunakan untuk keperluan Munaslub Golkar pada Desember 2017 lalu.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan tiga orang tersangka. Ketiganya adalah Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih, bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo dan teranyar mantan Menteri Sosial Idrus Marham. (inilah/ags/data2)

Check Also

Ada Kecurigaan Aliran Uang PLTU Riau 1 Mengalir ke Pilkada

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut aliran dana suap proyek PLTU Riau-1. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: