Breaking News
Home / Fokus Redaksi / OTT Wahid Husein Peringatan Bagi Kalapas se-Indonesia
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto: Antara)

OTT Wahid Husein Peringatan Bagi Kalapas se-Indonesia

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingatkan seluruh kepala Lembaga Pemasyarakatan yang bernaung di bawah Kementerian Hukum dan HAM agar tidak melakukan jual beli fasilitas dan izin khusus terhadap narapidana.

Mengingat sebelumnya KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein dan beberapa orang lainnya terkiat dugaan korupsi pemberian fasilitas dan izin khusus terhadap beberapa narapidana.

“Kasus ini kami harap juga menjadi peringatan bagi seluruh Kalapas di bawah Kementerian Hukum dan HAM, agar tidak melakukan hal yang sama,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, lewat keterangan persnya, Minggu (22/7).

Menurut Febri, pihak tidak akan segan-segan membongkar kasus serupa apabila ada lapas yang secara sengaja dan terselubung melakukan praktik terlarang tersebut.

“Karena petugas permasyarakatan termasuk kategori Penyelenggara Negara yang dapat ditangani oleh KPK,” tuturnya.

Sebelumnya, penyidik KPK menetapkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Wahid Husein dan narapidana kasus korupsi Fahmi Darmawansyah sebagai tersangka. Selain itu, ada dua orang lagi yang juga ditetapkan sebagai tersangka.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan 4 orang tersangka yaitu diduga sebagai penerima WH (Wahid Husein) Kepala Lapas Sukamiskin dan HND (Hendry Saputra) staf WH. Diduga sebagai pemberi, FD (Fahmi Darmawansyah) napi koruspi dan AR (Andi Rahmat) narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping FD,” kata Saut.

WH dan HND diduga menerima suap dari FD dan AR terkait jual-beli fasilitas di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. WH dan HND pun disangkakan Pasal 12 huruf a dan huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara FD dan AR melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Jumat dan Sabtu (20-21 Juli), penyidik KPK menyita dua unit mobil dan uang senilai Rp20.000.000. (inilah/ags/data1)

Check Also

DirjenPAS Bantah Terlibat Soal Sel Mewah di Lapas Sukamiskin

JAKARTA, Waspada.co.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Sri Puguh Budi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: