_
Home / Warta / Teknologi / Ojek Online, Murah Tak Berasuransi?
WOL Photo/Ega Ibra

Ojek Online, Murah Tak Berasuransi?

MEDAN, Waspada.co.id – Sampai dengan Juni 2019, 411 kasus pengaduan konsumen sudah ditangani oleh Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

Diantara banyaknya kasus yang sudah ditangani, BPKN sangat menyayangkan kepada perusahaan yang tidak menjalankan usahanya sesuai dengan prosedur yang tepat atau melanggar aturan perundang-undangan usaha.

Salah satu contoh kasusnya adalah kecelakaan tunggal yang menimpa salah seorang penumpang ojek online (ojol) di Jakarta beberapa waktu lalu, di mana si korban (penumpang – red) mengalami cedera di bagian kaki yang harus di amputasi.

Mendengar kabar tersebut, BPKN langsung tanggap dan mendampingi korban untuk mendapatkan perlindungan terkait dengan kecelakaan yang dialaminya. Namun pada saat BPKN memanggil semua pihak yang terkait seperti perusahaan ojol, Kementerian Perhubungan hingga ke Jasa Raharja.

“Saya menyayangkan pihak perusahaan ojol malah mengatakan kalau itu bukan menjadi tanggung jawab kami, dan semua pihak buang badan, lalu dengan kasus ini, kemana peran pemerintah, sebesar perusahaan ojol tidak memiliki jaminan keselamatan kepada konsumen atau penumpang ojol, ini yang harus di kontrol terus, dan pemerintah harus menekan dan mengawasi,” ungkap Wakil Ketua BPKN, Rolas Sitinjak, saat berkunjung ke redaksi Waspada Online, Rabu (3/7).

“Jangan, kasih harga murah, tapi ketika ada kecelakaan yang menimpah driver atau konsumen tidak ada tanggung jawab dari perusahaan,” tandasnya. (wol/eko/data2)

适适

Check Also

Pasokan Listrik di Sumut Surplus 500 MW

MEDAN, Waspada.co.id – Mendukung Sumut dan siap menjadi destinasi industri dan wisata, PLN pastikan pasokan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.