Breaking News
Home / Warta / Politik / Novanto Tersangka, PPP: Citra DPR Buruk
Wasekjen PPP Achmad Baidowi.
Wasekjen PPP Achmad Baidowi.

Novanto Tersangka, PPP: Citra DPR Buruk

JAKARTA, WOL – Wasekjen PPP Achmad Baidowi mengatakan kembali terseretnya Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus korupsi, memberi pengaruh psikologis pada penegakkan hukum di Indonesia.

Tidak hanya itu, kasus yang menyeret Novanto ini dianggap menambah citra buruk lembaga legislatif di mata publik. “Ini pengaruhi psikologi penegakkan hukum, termasuk ke institusi DPR juga sedikit terpengaruh. Terlebih dalam hal citra kepada publik,” katanya, Sabtu (11/11).

Ia menjelaskan, kembali terseretnya Novanto dalam kasus korupsi eKTP jelas membuat publik gerah. Pasalnya pemerintah dianggap tengah berupaya keras memerangi korupsi sedangkan Ketua DPR justru dua kali terseret kasus korupsi.

“Ini jelas pengaruhi institusi DPR karena sudah dua kali ketua DPR tersangka,” jelasnya.

Sebelumnya, Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi resmi melaporkan Ketua KPK Agus Rahardjo dan kawan-kawan ke Bareskrim Polri usai menetapkan Novanto sebagai tersangka lagi pada Jumat (10/11) malam.

“Kami dari tim kuasa hukum telah resmi melaporkan ke Bareskrim. Disini yang kita laporkan ada Agus Rahardjo, Aris Budiman (Dirdik KPK), Saut Situmorang (Wakil Ketua KPK), Adam Manik,” katanya di Bareskrim.

Ia menjelaskan pihaknya melaporkan dugaan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 414 juncto Pasal 421, dimana isi dari Pasal 414 adalah barang siapa melawan putusan pengadilan diancam hukuman penjara 9 tahun. Lalu, Pasal 421 itu menyalahgunakan kekuasaannya diancam satu tahun penjara.

“Mereka yang tanda tangani surat itu semua (penetapak tersangka Novanto). Kami sudah berikan bukti dimana SPDP yang diumumkan itu bukti dimana oknum KPK melakukan penghinaan terhadap putusan pengadilan,” ujarnya.

Diketahui, KPK secara resmi mengumumkan status Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Lewat jumpa pers bersama Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, KPK memastikan status Novanto kembali jadi tersangka. Novanto disangka melangar pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU tipikor junto pasal 55 ayat 1 ke-1.

“KPK menerbitkan sprindik 31 Oktober atas nama tersangka SN (Setya Novanto) selaku anggota DPR periode 2009-2014,” kata Saut, Jumat (10/11). (inilah/ags)

Check Also

foto: republika

KPK: Halangi Proses Hukum Setnov Bisa Dipidana

JAKARTA, WOL – KPK menyatakan pihak yang ikut menyembunyikan atau menghalangi proses penyidikan KTP elektronik ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.