Breaking News
Home / Warta / Politik / NaDem Tak Ambil Pusing Isu Reshuffle
Ilustrasi WOL
Ilustrasi WOL

NaDem Tak Ambil Pusing Isu Reshuffle

JAKARTA, WOL – Partai NasDem tak memusingkan adanya kabar Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle menteri Kabinet Kerja jilid III. Jokowi dikabarkan melakukan reshuffle usai Pilkada Serentak 2017.

“Kami tidak terlalu memusingkan atau tidak ikut campur apabila ada rencana reshuffle, jadi kami serahkan sepenuhnya kepada presiden dan wapres,” kata Politikus NasDen Taufik Basari di Jakarta, Kamis (6/4) malam.

Begitu juga mengenai kabar yang menyebutkan partai NasDem akan mendapat tambahan kursi di Kabinet Kerja, partainya juga tidak mau ambil pusing. Kata dia, partainya mendukung Jokowi-JK tanpa syarat.

“Ya kami mau bertambah atau berkurang menteri, yang jelas kader nasdem yang jadi menteri atau yang dipercayakan jadi menteri kami instruksikan dan pesankan untuk bekerja dengan kinerja yang sangat tinggi,” papar dia.

Sebab, dengan kinerja menteri yang baik, maka akan mensukseskan pemerintah. “Ya apapun, siapapun yang duduk jadi menteri tugas dari partai adalah bekerja untuk rakyat dan mengoptimalkan kinerja pemerintah,” kata dia.

Beredar kabar Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle usai pelaksanaan Pilkada serentak 2017. Jokowi juga dikabarkan akan mengevaluasi partai pendukung yang tidak sejalan dengan pemerintah. (inilah/ags/data2)

Check Also

JAKARTA - Teten Masduki resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jabatan yang ditanggalin aktivis antikorupsi itu kini diisi oleh Jenderal (Purn) Moeldoko. Lalu ke mana Teten?

Mensesneg Pratikno mengatakan, reshuffle Teten dilakulan lantaran Presiden Jokowi ingin memberikan jabatan baru kepadanya yakni Koordinator Staf Khusus Presiden (Stafsus). Hal itu lantaran Kepala Negara ingin lebih dekat bersama Teten Masduki.
BERITA TERKAIT
+

    Airlangga Rangkap Jabatan, JK: Partai Bisa Diurus Malam Hari
    Sekjen Golkar Idrus Marham Jabat Mensos, JK: Sulit Kalau Rangkap Jabatan
    KSAU Dijabat Yuyu Sutisna, Wiranto: Mudah-mudahan Sukses

‎"Presiden sangat ingin Teten lebih dekat dengan Presiden dan tidak ingin terbebani dengan organisasi karena jabatan KSP," kata Pratikno di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Menurut Partikno, Kepala Negara ingin Teten Masduki menjadi koordinator Stafsus agar dapat terus ditemani saat menjalankan berbagai aktivitas kerjanya sebagai orang nomor satu di Indonesia.

"‎Dan Presiden ingin temani terus dengan Teten dan beliau nanti yang jadi komandannya Stafsus. Kira-kira begitulah," ujarnya.

 

‎(foto Fakhri/Okezone)

Sebagaimana diketahui, Teten merupakan orang kepercayaan Jokowi. Keduanya akrab sejak kampanye Pilpres 2014. Teten yang pernah jadi Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) dan berperan penting dalam membongkar kasus korupsi Jaksa Agung Andi M Ghalib masa pemerintahan Presiden BJ Habibie, kemudian dipercaya jadi Kepala Staf Kepresidenan oleh Jokowi.

Presiden Jokowi baru saja melantik Idrus Marham sebagai Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang memilih maju sebagai Cagub di Pilgub Jawa Timur 2018.

Kepala Negara ‎juga melantik Marsekal Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSU) menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah menjabat Panglima TNI. ‎Dengan jabatan itu Yuyu Sutisna resmi menyandang pangakat Marsekal.

Selanjutnya, Jenderal (Purn) Moeldoko juga dilantik Kepala Negara sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki serta Agum Gumelar menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) menggantikan almarhum KH Hasyim Muzadi.

Teten Masduki Diangkat Jadi Koordinator Staf Khusus Presiden Jokowi

  JAKARTA – Teten Masduki resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) oleh ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.