_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Mengapa Gempa di Lombok Terasa Kuat? Ini Penjelasan PVMBG
Ilustrasi

Mengapa Gempa di Lombok Terasa Kuat? Ini Penjelasan PVMBG

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian ESDM menjelaskan bahwa Gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat, berpusat di laut.

PVMBG menjelaskan, sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh endapan gunung api berumur Tersier hingga Kuarter, sedimen dan metamorf Tersier sampai Pra Tersier. Sebagian besar endapan tersebut telah tersesarkan dan terlapukkan. Pada endapan yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi.

Menurut BMKG, gempa bumi dirasakan kuat di Mataram, Lombok. Menurut info dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, gempa bumi ini terasa IV MMI di Pos PGA Agung. Gempa bumi ini diperkirakan menimbulkan tsunami, sehingga dikeluarkan peringatan dini Tsunami.

Seperti diketahui, setelah diguncang 6,8 skala Richter (SR), Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali diguncang gempa dahsyat sebesar 7,0 Skala Richter.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami. Namun, warga diminta untuk tetap tenang dan waspada kejadian di sekitarnya.

Gempa 7,0 SR tersebut terjadi pada 5 Agustus 2019 pukul 18.36 WIB dengan koordinat 8,37 lintang selatan dan 116,4 bujur timur dengan kedalaman 15 kilometer.

Check Also

Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Tak Pengaruhi Sesar Lembang

BANDUNG, Waspada.co.id – Kepala Bagian Tata Usaha PVMBG Badan Geologi, Gede Suantika memastikan, erupsi yang terjadi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.