Breaking News
Home / Warta / Politik / Mendagri: Pilpres Sebelumnya Tak Ada Ketum Parpol yang Komplain UU Pemilu
Diskusi Dinamika Politik dan UU Pemilu di Senayan, Jakarta (Harits/Okezone)
Diskusi Dinamika Politik dan UU Pemilu di Senayan, Jakarta (Harits/Okezone)

Mendagri: Pilpres Sebelumnya Tak Ada Ketum Parpol yang Komplain UU Pemilu

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Undang-Undang Pemilu yang sudah disahkan DPR diprotes pihak-pihak dari kubu berseberangan dengan koalisi pemerintah terutama terkait ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumulo mempertanyakan kenapa sekarang diprotes.

“Padahal di Pilpres sebelumnya 2009 dan 2014 pernah diterapkan dan tidak pernah ada yang mengeluhkan ini. Lalu tidak ada mantan presiden yang komplain dan ketum parpol,” ujar Tjahjo dalam diskusi bertema ‘Dinamika Politik dan UU Pemilu’ di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

PKS, Partai Gerindra dan Demokrat sebelumnya menolak presidential threshold diberlakukan di Pemilu 2019, sehingga saat paripurna UU Pemilu mereka memprotes keras. Sementara parpol koalisi pemerintah yang mayoritas di parlemen mendukung presidential threshold 20% sehingga UU Pemilu pun disahkan.

Menurut Tjahjo, presidential threshold 0% sama sekali belum teruji dalam sejarah pemilu di Indonesia, sehingga dinilai berisiko jika diterapkan begitu saja.

“Kalau dilepas 0 persen partai baru belom teruji langsung masuk ikut pemilu langsung ikut pilpres, kan enggak fair. Karena UU kita jelas parpol dan gabungan parpol yang bisa usung capres cawapres dan sudah dikunci tidak ada calon tunggal,”paparnya.

Tjahjo mempersilakan pihak yang tak puas dengan UU Pemilu untuk menguji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Kalau enggak puas ya silakan gugat di MK, keputusan ada di MK,” tuturnya.

Check Also

Habiburokhman ke MK. (Puteranegara/Okezone)

Habiburokhman Tekankan Pentingnya Gugat UU Pemilu ke MK

  JAKARTA – Advokat Habiburokhman menekankan pentingnya permohonan uji materi pasal 222 UU Pemilu ke ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.