Breaking News
Home / Warta / Politik / Mendagri Berharap Musyawarah Soal RUU Pemilu
kompas.com
kompas.com

Mendagri Berharap Musyawarah Soal RUU Pemilu

JAKARTA, WOL – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo masih berharap ada wadah musyawarah untuk membahas mengenai Revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Pemilu.

“Kami masih berharap ada musyawarah. Ini kan bukan kepentingan partai, tapi kepentingan bangsa,” kata Tjahjo sebelum mengikuti rapat tim penilaian akhir (TPA) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Batas pemilihan presiden atau Presidential Threshold (PT) sebesar 20-25 persen dalam dua pemilihan presiden sebelumnya tidak menjadi masalah PT 20-25 persen ini untuk meloloskan calon tunggal, Mendagri langsung membantahnya.

“Lihat saja, dua kali pilpres, 20 dan 25 persen. Yang pertama ada lima pasang calon, yang kedua harusnya empat jadi dua Karena UUD katakan parpol atau gabungan parpol yang punya kewenangan mencalonkan calon presiden dan cawapres. Jadi kalau politisi ada yang katakan 20 dan 25 persen itu kepentingan pemerintah untuk calon tunggal, buktinya ngak ada kok,” kata Tjahjo.

Mendagri menegaskan bahwa pemerintah tetap ingin mempertahankan PT 20-25 persen karena ingin memperkuat sistem pemerintahan presidensial.

“Itu aja. Pilkada juga sama 20 dan 25 ngak ada yang protes. Dua kali pilpres juga ngak ada yang protes,” katanya.

Tjahjo mengatakan pemerintah tetap berupaya untuk mempertahankan PT Pilpres 20-25 persen dan masih menunggu dalam rapat paripurna DPR pada 20 Juli 2017 mendatang.

“Apakah nanti akan diputuskan dalam musyawarah, kami dengar teman-teman fraksi, baik yang setuju 0 persen, setuju 10-15 persen, 20-25 persen sedang berupaya cari kata mufakat. Mudah-mudahan setuju di 20-25 persen,” pungkas Tjahjo.(wol/antaranews/data1)

Check Also

Istimewa

DPR RI Akan Perjuangkan PSBI

JAKARTA, WOL – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur II Mukhammad Misbakhun berkomitmen ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.