Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Mei 2017, NTP Sumut Turun 0,49 Persen
WOL Photo

Mei 2017, NTP Sumut Turun 0,49 Persen

MEDAN, WOL – Nilai Tukar Petani (NTP) yang diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani (dalam persentase), merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

Kepala BPS Sumut, Syeh Suhaimi, mengatakan bahwa berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Wilayah I Sumatera Utara, NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani, begitu juga sebaliknya.

“Pemantauan harga-harga perdesaan di Provinsi Sumatera Utara pada Mei 2017, NTP Sumut turun 0,49 persen dibanding April 2017, yaitu dari 99,56 menjadi 99,07,” tuturnya di Medan, Selasa (6/6).

Terjadinya  penurunan NTP pada Mei 2017 disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih rendah jika dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian.

“Selain itu, disebabkan oleh NTP pada subsektor Hortikultura sebesar 0,14 persen, dan subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,95 persen.

Sedangkan NTP subsektor Tanaman Pangan (Padi dan Palawija) naik sebesar 0,63 persen, subsektor Peternakan naik sebesar 0,22 persen, dan subsektor perikanan naik sebesar 0,37 persen,” pungkas Suhaimi.(wol/eko/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Investasi Teknologi Potensi Tingkatkan Daya Saing Usaha

MEDAN, Waspada.co.id – Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia memandang investasi teknologi sebagai salah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: