_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Medan Deflasi 1,92 Persen, Ini Penyebabnya
WOL Photo

Medan Deflasi 1,92 Persen, Ini Penyebabnya

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Pusat Statisitik (BPS) Wilayah Sumatera Utara mencatat pada bulan September 2019 Medan mengalami deflasi sebesar 1,92 persen.

Terjadi penurunan indeks dari 146,70 pada bulan Agustus 2019 menjadi 143,88 pada bulan September 2019.

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi, menuturkan deflasi juga dikarenakan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks sebagian kelompok pengeluaran yakni kelompok bahan makanan sebesar 7,57 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen.

“Sementara itu, kelompok yang menunjuknya peningkatan indeks yakni kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,47 persen, kelompok sandang sebesar 0,69 persen, kelompok kesehatan 0,07 persen,” tuturnya, Selasa (1/10).

Sedangkan kelompok makanan jadi, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks. Komoditas penyumbang deflasi selama bulan September 2019 di Medan antara lain cabai merah, cabai rawit, bawang merah, angkutan udara, cabai hijau, daging ayam ras dan timun.

“Dan dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera 19 kota tercatat deflasi. Deflasi tertinggi di Sibolga sebesar 1,94 persen dengan IHK sebesar 144,61 dan terendah di Tanjung Pinang sebesar 0,11 persen dengan IHK 135,56,” pungkasnya.(wol/eko/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

适适

Check Also

Riset CSIS : Grab Berkontribusi Hingga Rp 2,66 Triliun

Waspada.co.id – Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics menyampaikan hasil riset ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.