Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Masa Tanggap Darurat Gempa Sulteng Kemungkinan Ditambah 14 Hari
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei. (WOL Photo)

Masa Tanggap Darurat Gempa Sulteng Kemungkinan Ditambah 14 Hari

JAKARTA, Waspada.co.id – Kepala Badan Nasional Penanggungulangan Bencana Willem Rampangilei mengatakan masa tanggap darurat bencana di Sulawesi Tengah kemungkinan besar akan diperpanjang selama 14 hari ke depan. Pemerintah sendiri baru akan menetapkan status tanggap darurat bencana gempa Sulawesi Tengah pada Kamis (11/10).

“Masa tanggap darurat ini yang berhak untuk memperpanjang adalah daerah, tapi atas supervisi BNPB,” kata Willem di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (10/10).

Saat ini, BNPB sedang mengamati situasi di sejumlah daerah terdampak gempa di Sulteng. Bila masih banyak masalah yang belum terselesaikan, maka diperlukan penambahan masa tanggap darurat.

Belum lagi, warga di Palu kembali terguncang psikologisnya menyusul gempa susulan berkekuatan 5,2 SR. Munculnya gempa-gempa berskala kecil itu membuat warga semakin khawatir tinggal di dalam rumah.

“Kemarin (9/10) pagi masih terjadi 5,2 SR juga menyebabkan masyarakat terdampak psikologisnya. Itu yang menyebabkan pengungsi menjadi banyak, di samping dari orang-orang yang kehilangan tempat tinggal, juga orang-orang yang masih takut tinggal di dalam rumahnya,” terangnya.

Willem menambahkan, BNPB dan lembaga terkait juga tengah memperbaiki 5 sektor yang dianggap darurat yaitu perumahan, infrastruktur, fasilitas umum atau sosial seperti sekolah, rumah sakit, rumah ibadah, kemudian sektor ekonomi dan lintas sektor bangunan-bangunan milik pemerintah yang rusak.

“Selama dalam keadaan darurat itu kita melakukan perbaikan-perbaikan darurat, contoh seperti rumah sakit provinsi, itu kalau dilihat secara fisik rusaknya ringan sehingga harus diperbaiki segera,” jelasnya.

Dia berharap ditekennya nota kesepahaman antara BNPB dan Kejaksaan Agung RI dapat mempercepat penanggungulangan bencana di Sulteng. (liputan6/ags/data2)

Check Also

Korban Tewas Gempa-Tsunami Palu dan Donggala Kini 2.045 Orang

JAKARTA, Waspada.co.id – Proses evakuasi korban bencana gempa tsunami di Palu dan sekitarnya masih terus ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: